Wanita China Ini Hilang Hampir 4 Tahun setelah Coret Poster Presiden Xi Jinping
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 15:31 WIB
Kelompok Rights Protection Network mengulangi tuduhan China bahwa ibu Dong Yaoqiong telah menyetujui penahanan putrinya dan menerima rumah baru dari otoritas setempat atas kerja samanya. Newsweek, dalam laporannya pada Jumat (11/10/2024) tidak dapat mengonfirmasi hal tersebut secara independen.
"Pemerintah China memiliki sejarah panjang dalam menyalahgunakan rumah sakit jiwa untuk memenjarakan para pembangkang dan aktivis, kata Direktur Asosiasi Human Rights Watch China Maya Wang kepada Newsweek.
"Yang memperparah masalah ini adalah kenyataan bahwa siapa pun di China dapat ditahan di fasilitas ini untuk jangka waktu yang tidak terbatas berdasarkan keberadaan atau sekadar tuduhan disabilitas psikososial oleh pihak berwenang, anggota keluarga, dan pemberi kerja," lanjut dia.
"Orang yang dimaksud memiliki sangat sedikit atau tidak memiliki hak untuk menentang penahanan paksa mereka."
"Pemerintah China memiliki sejarah panjang dalam menyalahgunakan rumah sakit jiwa untuk memenjarakan para pembangkang dan aktivis, kata Direktur Asosiasi Human Rights Watch China Maya Wang kepada Newsweek.
"Yang memperparah masalah ini adalah kenyataan bahwa siapa pun di China dapat ditahan di fasilitas ini untuk jangka waktu yang tidak terbatas berdasarkan keberadaan atau sekadar tuduhan disabilitas psikososial oleh pihak berwenang, anggota keluarga, dan pemberi kerja," lanjut dia.
"Orang yang dimaksud memiliki sangat sedikit atau tidak memiliki hak untuk menentang penahanan paksa mereka."
(mas)
Lihat Juga :