Netanyahu Dituding Pasang Alat Penyadap di Toilet Mantan PM Inggris Boris Johnson

Sabtu, 05 Oktober 2024 - 09:15 WIB
Khususnya, setelah Perang Dunia II, ekstremisme Zionis menjadi musuh terbesar mata-mata Inggris, seperti yang terungkap dalam satu artikel oleh majalah Foreign Policy.

Perdana Menteri Inggris, Clement Atlee, termasuk di antara target pembunuhan seperti halnya Menteri Luar Negeri, Ernest Bevin, yang dianggap pada tahun 1946 sebagai hambatan utama bagi pembentukan negara Yahudi di Timur Tengah.

Daftar incaran Stern Gang mencakup direktur jenderal baru MI5, Sir Percy Sillitoe, yang memperingatkan Atlee bahwa "kampanye pembunuhan di Inggris harus dianggap sebagai kemungkinan nyata".

Pengguna X menggunakan media sosial untuk menyoroti rekam jejak panjang Zionisme dalam melakukan terorisme.

"Zionis revisionis melakukan kampanye teror terhadap target-target Inggris di Palestina, Jerman, Italia, Mesir, dan di Inggris pada tahun 1940-an," ungkap Profesor David Miller.

Miller kemudian menyebutkan sejumlah terorisme Zionis di Inggris secara khusus, "Stern Gang menciptakan bom buku dan menggunakannya untuk pertama kalinya di Inggris untuk mencoba membunuh Wali Kota Roy Farran di Wolverhampton. Mereka malah membunuh saudaranya Rex. Bom itu ada di dalam salinan naskah drama Shakespeare yang dilubangi."

"Mereka juga mencoba membunuh banyak anggota Kabinet dengan 21 bom surat yang menargetkan setiap anggota Kabinet terkemuka, termasuk Perdana Menteri, Clement Atlee, Stafford Cripps, dan Sir Anthony Eden," papar dia.

Baca juga: 20 Tentara Israel Mati dan Terluka Hanya Demi Foto di Dekat Perbatasan Lebanon
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!