Pavel Durov Mengaku Hanya Bergaji Rp4.000 per Tahun dari Telegram

Kamis, 26 September 2024 - 20:45 WIB
Meskipun menjadi seorang miliarder, Durov memiliki kebiasaan yang cukup asketis.

Le Monde melaporkan, unggahannya di media sosial telah mempromosikan kehidupan tanpa kopi, alkohol, daging, produk susu, dan obat-obatan, serta mandi air es dan bermeditasi.

Pengungkapan tentang gaji tahunannya dilaporkan dilakukan sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang pendapatan Durov saat berada dalam tahanan polisi di Paris pada akhir bulan lalu.

Pada tahun 2017, Durov memindahkan kantor pusat Telegram ke Dubai. Dalam wawancara dengan Bloomberg saat itu, pengusaha Rusia, yang kemudian menjadi warga negara Uni Emirat Arab (UEA), Prancis, dan Saint Kitts dan Nevis, mengatakan pembebasan pajak menjadi alasan di balik keputusannya untuk pindah ke Timur Tengah.

Dalam wawancara langka dengan Financial Times Maret lalu, Durov, yang merupakan pemilik tunggal layanan pesan dan media sosial Telegram yang populer, mengatakan perusahaan yang berbasis di Dubai itu telah dinilai lebih dari USD30 miliar oleh calon investor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!