Sekolah dan Mal di Israel Ditutup Jadi Bukti Ketakutan Warga Israel dengan Serangan Hizbullah

Minggu, 22 September 2024 - 18:05 WIB
Pada hari Sabtu, sekitar 100 roket diluncurkan dari Lebanon ke Israel utara, menurut IDF. Hizbullah juga mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan akibat roket tersebut, tetapi polisi mengatakan mereka menerima laporan tentang dampak yang menyebabkan kerusakan dan memicu kebakaran.

Sejak 8 Oktober, pasukan pimpinan Hizbullah telah menyerang komunitas Israel dan pos militer di sepanjang perbatasan hampir setiap hari, dengan kelompok tersebut mengatakan bahwa mereka melakukannya untuk mendukung Gaza di tengah perang di sana.

Sejauh ini, pertempuran telah mengakibatkan 26 kematian warga sipil di pihak Israel, serta kematian 22 tentara dan cadangan IDF. Ada juga beberapa serangan dari Suriah, tanpa ada yang terluka.

Hizbullah telah menyebutkan 502 anggota yang telah dibunuh oleh Israel selama pertempuran yang sedang berlangsung, sebagian besar di Lebanon tetapi beberapa juga di Suriah. Sebanyak 79 anggota dari kelompok teror lainnya, seorang tentara Lebanon, dan puluhan warga sipil juga telah tewas.

Perang di Gaza dimulai pada 7 Oktober ketika kelompok teror Palestina Hamas memimpin serangan lintas perbatasan yang menghancurkan di Israel selatan yang menewaskan 1.200 orang, sebagian besar warga sipil. Israel menanggapi dengan serangan militerdan serangan darat di Gaza untuk menghancurkan Hamas di wilayah tersebut dan menyelamatkan 251 sandera yang diculik dari Israel selama serangan 7 Oktober.
(ahm)
Halaman :
tulis komentar anda
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More