Dicemooh di Kantor Pemadam, Biden Mengenakan Topi Pendukung Trump
Jum'at, 13 September 2024 - 18:01 WIB
"Saya bangga padamu sekarang," ujar pria itu kepada Biden, saat keduanya berjabat tangan.
Kelompok pers Gedung Putih tidak diundang ke stasiun pemadam kebakaran, dan hingga video pertemuan itu diunggah di media sosial, satu-satunya gambar kunjungan yang muncul di internet adalah foto dan video pendek Biden yang tersenyum sambil mengenakan topi Trump.
Keduanya dibagikan dengan penuh semangat oleh tim kampanye Trump dan para influencer konservatif.
"Kamala tampil sangat buruk dalam debat tadi malam, Joe Biden hanya mengenakan topi Trump," ungkap akun tim kampanye 'Trump War Room' di X.
"Mungkin Trump benar tadi malam ketika dia mengatakan Joe benar-benar membenci Kamala?" tulis pembuat film dari Partai Republik Robby Starbuck.
Wakil Presiden AS Kamala Harris menggantikan Biden sebagai calon presiden dari Partai Demokrat pada bulan Juli, setelah Biden menangguhkan kampanye pemilihannya kembali setelah penampilan debat yang buruk melawan Trump.
"Dia mendapat 14 juta suara dan mereka mengusirnya dari jabatannya," ujar Trump saat debat dengan Harris pada hari Selasa.
Kelompok pers Gedung Putih tidak diundang ke stasiun pemadam kebakaran, dan hingga video pertemuan itu diunggah di media sosial, satu-satunya gambar kunjungan yang muncul di internet adalah foto dan video pendek Biden yang tersenyum sambil mengenakan topi Trump.
Keduanya dibagikan dengan penuh semangat oleh tim kampanye Trump dan para influencer konservatif.
"Kamala tampil sangat buruk dalam debat tadi malam, Joe Biden hanya mengenakan topi Trump," ungkap akun tim kampanye 'Trump War Room' di X.
"Mungkin Trump benar tadi malam ketika dia mengatakan Joe benar-benar membenci Kamala?" tulis pembuat film dari Partai Republik Robby Starbuck.
Wakil Presiden AS Kamala Harris menggantikan Biden sebagai calon presiden dari Partai Demokrat pada bulan Juli, setelah Biden menangguhkan kampanye pemilihannya kembali setelah penampilan debat yang buruk melawan Trump.
"Dia mendapat 14 juta suara dan mereka mengusirnya dari jabatannya," ujar Trump saat debat dengan Harris pada hari Selasa.
Lihat Juga :