13 Negara yang Sudah Tidak Ada Lagi, Nomor 11 Dicaplok China

Rabu, 11 September 2024 - 09:30 WIB
Negara Newfoundland kini sudah tidak ada lagi. Foto/kasiawrites.com
TIBET - Konflik politik dan perang sering kali mengubah batas wilayah, yang mengakibatkan munculnya negara-negara merdeka, sementara yang lain diserap atau hilang.

Peristiwa semacam itu memicu kebangkitan dan kejatuhan negara-negara dan seluruh kekaisaran.



Abad ke-20 menyaksikan banyak kekacauan yang selamanya mengubah batas wilayah di Eropa dan banyak tempat lain di seluruh dunia.

Beberapa negara dalam daftar ini mungkin sudah tidak asing lagi, sementara yang lain langsung diambil dari buku sejarah.

Pelancong pada tahun 1960-an dan 1970-an pasti memiliki kesempatan mengunjungi beberapa negara ini.

Di sisi lain, mereka yang lahir setelah tahun 1990-an kini memiliki kesempatan untuk bepergian ke negara-negara yang tidak ada sebelum mereka lahir.

Ini berarti kakek-nenek dan cucu-cucu mereka dapat mengunjungi tempat yang sama tetapi di negara yang berbeda.

Berikut ini negara-negara yang sudah tidak ada:

1. Austria-Hongaria (1867-1918)



Kekaisaran Austria merupakan pemain penting di kancah Eropa, bertahan dari tahun 1867 hingga 1918. Meskipun keberadaannya relatif singkat, kekaisaran ini berkembang menjadi Kekaisaran Austria-Hongaria dan memainkan peran penting dalam pecahnya perang dunia.

Menurut cerita, pembunuhan Franz Ferdinand, pewaris takhta Austria-Hongaria, oleh seorang warga negara Serbia Bosnia memicu pecahnya Perang Dunia I.

Karena kekaisaran berakhir di pihak yang kalah dalam pertempuran, kekaisaran ini terpecah pada akhir perang menjadi negara-negara Eropa yang kita kenal sekarang sebagai Austria dan Hongaria.

Namun, kekaisaran ini juga mencakup sebagian wilayah Republik Ceko, Polandia, Italia utara, Rumania, dan Balkan.

2. Ceylon (1505-1972)



Sejarah Ceylon sebagai pusat perdagangan dengan pengaruh Arab dan Eropa bermula pada tahun 1505.

Diperintah oleh Portugis, Belanda, dan Inggris, negara ini akhirnya menjadi negara merdeka pada tahun 1948.

Pada tahun 1972, Ceylon berganti nama menjadi Sri Lanka. Hal ini menjelaskan mengapa Sri Lanka menjadi negara yang relatif kurang dikenal oleh banyak orang.

Seiring dengan berkembangnya pariwisata, semakin banyak orang yang mengetahui tentang negara yang relatif muda ini dan sejarahnya yang telah berusia berabad-abad.

3. Cekoslowakia (1918-1993)



Dibentuk setelah jatuhnya kekaisaran Austria-Hongaria, Cekoslowakia digabungkan menggunakan tanah Ceko dan Slowakia.

Negara ini relatif makmur dan, seperti bagian lain Eropa Timur, diduduki Jerman selama Perang Dunia II dan kemudian dikuasai Soviet.

Pada tahun 1993, setelah protes nasional yang dikenal sebagai Revolusi Beludru, warga Ceko dan Slowakia berpisah secara damai menjadi negara-negara tersendiri, masing-masing dengan sejarah dan budayanya sendiri.

Jadi hari ini, Anda dapat menambahkan dua negara baru ke daftar Anda yang tidak ada satu generasi sebelumnya.

4. Jerman Timur dan Barat (1945-1990)



Di masa lalu yang tidak terlalu jauh, ada dua Jerman. Jerman Timur dan Jerman Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!