Israel Ingin Bangun Tembok antara Mesir dan Gaza, Ini Alasannya

Selasa, 20 Agustus 2024 - 18:01 WIB
Satu tim teknis Israel telah menyelesaikan pertemuan dengan rekan-rekannya di Kairo untuk membahas koridor itu dan Rafah, tetapi tanpa banyak kemajuan, menurut mediator Arab.

Pekan lalu, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia terus bekerja untuk memajukan kesepakatan Gaza yang akan memaksimalkan jumlah sandera yang dibebaskan dan bersikeras tentara Israel tetap berada di koridor di perbatasan antara Gaza dan Mesir.

Israel menutup Perlintasan Rafah pada Desember, tidak pernah dibuka lagi sejak itu.

Pembicaraan gencatan senjata Gaza diadakan di Doha pekan lalu yang melibatkan Qatar, Mesir, Amerika Serikat, dan Israel.

Kepemimpinan Hamas menolak untuk berpartisipasi dalam pembicaraan tersebut karena kurangnya rincian tentang ketentuan gencatan senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!