Dinilai Gagal dalam Perang Hamas, Pemimpin Intelijen Militer Israel Mundur
Senin, 22 April 2024 - 15:48 WIB
Aharon Haliva mengundurkan diri dari pemimpin intelijen militer karena gagal dalam perang melawan Hamas Foto/Al Arabiya
TEL AVIV - Tentara Pertahanan Israel (IDF) mengatakan Mayor Jenderal Aharon Haliva meminta untuk mengakhiri dinasnya “mengikuti tanggung jawab kepemimpinannya” setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Saat bersamaa, Haliva juga dinilai gagal dalam perang melawan Iran.
Haliva, serta pejabat militer dan keamanan lainnya, diperkirakan akan mengundurkan diri sebagai tanggapan atas kegagalan besar yang menyebabkan serangan tersebut. Namun waktu pengunduran diri tersebut tidak jelas karena Israel masih memerangi Hamas di Gaza di selatan dan melawan Hizbullah di Lebanon di utara. Ketegangan dengan Iran juga meningkat menyusul serangan balasan.
Baca Juga: Bagaimana Perang Iran dan israel Mengubah Geopolitik Timur Tengah?
Meskipun Haliva dan pihak-pihak lainnya telah menerima kesalahan karena gagal menghentikan serangan pada bulan Oktober, pihak lain juga tidak melakukan hal yang sama, terutama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang mengatakan bahwa ia akan menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit mengenai perannya namun belum secara langsung mengakui tanggung jawab apa pun yang menyebabkan serangan tersebut terjadi. membuka.
Haliva, serta pejabat militer dan keamanan lainnya, diperkirakan akan mengundurkan diri sebagai tanggapan atas kegagalan besar yang menyebabkan serangan tersebut. Namun waktu pengunduran diri tersebut tidak jelas karena Israel masih memerangi Hamas di Gaza di selatan dan melawan Hizbullah di Lebanon di utara. Ketegangan dengan Iran juga meningkat menyusul serangan balasan.
Baca Juga: Bagaimana Perang Iran dan israel Mengubah Geopolitik Timur Tengah?
Meskipun Haliva dan pihak-pihak lainnya telah menerima kesalahan karena gagal menghentikan serangan pada bulan Oktober, pihak lain juga tidak melakukan hal yang sama, terutama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang mengatakan bahwa ia akan menjawab pertanyaan-pertanyaan sulit mengenai perannya namun belum secara langsung mengakui tanggung jawab apa pun yang menyebabkan serangan tersebut terjadi. membuka.
Lihat Juga :