Iran Bersiap Ladeni Serangan Balasan Israel, Tarik Penasihat Militernya dari Suriah
Kamis, 18 April 2024 - 05:29 WIB
Baca Juga: Rakyat Yordania Marah: Raja Abdullah Lindungi Israel dari Serangan Iran, tapi Tak Bela Palestina
Sekarang, menurut Wall Street Journal, Iran sedang mempersiapkan diri menghadapi serangan Israel dan sedang mempersiapkan Angkatan Udara-nya untuk mencegat serangan tersebut, sementara Angkatan Laut-nya bersiap untuk melindungi kapal komersial Iran di Laut Merah.
Pada saat yang sama, laporan Wall Street Journalmenyebutkan bahwa IRGC, serta kelompok militan Hizbullah Lebanon, mengurangi kehadiran perwira senior mereka di Suriah. Sedangkan personel militer tingkat menengah berpindah dari lokasi asal mereka di negara tersebut.
Laporan tersebut, yang juga mengutip para pakar militer, menjelaskan bahwa fasilitas-fasilitas yang terkait dengan Iran di Suriah kemungkinan besar menjadi sasaran serangan udara Israel, karena fasilitas-fasilitas tersebut memungkinkan negara Yahudi untuk merespons sambil menghindari pertukaran langsung dengan Iran.
Meskipun Amerika Serikat dan negara-negara Eropa lainnya telah mendesak rezim Zionis untuk tidak membalas dan merasa puas bahwa mereka berhasil mengusir serangan Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras bahwa Israel akan membuat keputusan sendiri. “Dan melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk mempertahankan diri,” katanya.
Sekarang, menurut Wall Street Journal, Iran sedang mempersiapkan diri menghadapi serangan Israel dan sedang mempersiapkan Angkatan Udara-nya untuk mencegat serangan tersebut, sementara Angkatan Laut-nya bersiap untuk melindungi kapal komersial Iran di Laut Merah.
Pada saat yang sama, laporan Wall Street Journalmenyebutkan bahwa IRGC, serta kelompok militan Hizbullah Lebanon, mengurangi kehadiran perwira senior mereka di Suriah. Sedangkan personel militer tingkat menengah berpindah dari lokasi asal mereka di negara tersebut.
Laporan tersebut, yang juga mengutip para pakar militer, menjelaskan bahwa fasilitas-fasilitas yang terkait dengan Iran di Suriah kemungkinan besar menjadi sasaran serangan udara Israel, karena fasilitas-fasilitas tersebut memungkinkan negara Yahudi untuk merespons sambil menghindari pertukaran langsung dengan Iran.
Meskipun Amerika Serikat dan negara-negara Eropa lainnya telah mendesak rezim Zionis untuk tidak membalas dan merasa puas bahwa mereka berhasil mengusir serangan Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras bahwa Israel akan membuat keputusan sendiri. “Dan melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk mempertahankan diri,” katanya.
Lihat Juga :