Kapal Induk AS Hadapi Pertempuran Nyaris Tanpa Henti Melawan Serangan Houthi

Selasa, 19 Maret 2024 - 10:46 WIB
Kapten Wroe membuat daftar ancaman yang mereka hadapi selama empat bulan terakhir: rudal balistik anti-kapal, rudal jelajah, kendaraan udara tak berawak (UAV), kapal permukaan tak berawak (USV), dan kini kapal bawah air tak berawak atau UUV, semuanya sarat dengan bahan peledak.

UUV adalah ancaman terbaru. Dia mengatakan jet tempur F-18 yang ada di kapal induk baru-baru ini menghancurkan UUV, sebelum bisa diluncurkan.

Kapten Wroe mengatakan kelompok Houthi telah memberikan tantangan terbesar bagi Angkatan Laut AS dalam sejarah baru-baru ini.

“Ini yang terbanyak sejak Perang Dunia II,” katanya. Itu terakhir kali AS beroperasi di wilayah di mana mereka bisa ditembaki setiap hari.

Tempo operasi di kapal induk itu sendiri juga tak henti-hentinya—dengan puluhan serangan mendadak dilakukan sepanjang waktu.

Menurut laporan BBC, awak dek mengarahkan F-18 dengan tongkat bercahaya, yang mereka gunakan untuk menggerakkan jet mengelilingi dek penerbangan pada malam hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!