Bos Pentagon: NATO Perang dengan Rusia Jika Ukraina Kalah!

Jum'at, 01 Maret 2024 - 10:51 WIB
Austin kemudian mengatakan bahwa negara-negara Baltik—Latvia, Lithuania, dan Estonia—sangat rentan terhadap ambisi ekspansionis Putin di masa depan.

Ketiga negara tersebut adalah anggota NATO, yang berarti bahwa Rusia pada dasarnya akan menyatakan perang terhadap seluruh aliansi strategis tersebut dengan menyerang satu negara saja.

“Jika Anda berasal dari negara Baltik, Anda benar-benar khawatir apakah Anda akan menjadi negara berikutnya atau tidak,” katanya.

"Mereka mengenal Putin, mereka tahu kemampuannya...Dan sejujurnya, jika Ukraina jatuh, saya sangat yakin NATO akan berperang melawan Rusia," papar bos Pentagon tersebut.

Ketegangan antara Rusia dan NATO telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, dengan penumpukan kekuatan militer yang terjadi di sepanjang perbatasan aliansi tersebut dengan Rusia.

Para pejabat dari Rusia dan negara-negara anggota NATO semakin menyatakan keprihatinannya mengenai perang Ukraina yang semakin melibatkan aliansi tersebut.

Putin menyebut kekhawatiran mengenai ekaspansi NATO sebagai salah satu alasan awalnya menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022. Terlepas dari itu, aliansi tersebut terus berkembang selama perang.

Finlandia bergabung pada April 2023, sementara negara tetangganya; Swedia, akan mengikuti jejaknya pada akhir tahun ini setelah mendapatkan persetujuan dari seluruh anggota NATO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!