2 Jet Tempur AS Unjuk Kekuatan di Bosnia setelah Wilayah Pro-Rusia Ingin Memisahkan Diri

Selasa, 09 Januari 2024 - 08:14 WIB
“Amerika Serikat telah menggarisbawahi bahwa Konstitusi BiH (Bosnia-Herzegovina) tidak memberikan hak untuk memisahkan diri, dan akan bertindak jika ada yang mencoba mengubah elemen dasar perjanjian perdamaian Dayton yang mengakhiri perang tahun 1992-1995 di negara tersebut," lanjut kedutaan Amerika.

Konflik etnis pada tahun 1990-an pecah karena orang-orang Serbia di Bosnia ingin mendirikan negara mereka sendiri dan bergabung dengan negara tetangganya, Serbia.

Lebih dari 100.000 orang terbunuh sebelum perang berakhir dalam perjanjian perdamaian yang ditengahi AS yang menciptakan entitas Serbia dan Bosnia-Kroasia yang disatukan oleh lembaga-lembaga bersama.

Dodik, yang merupakan presiden entitas Serbia bernama Republika Srpska, telah menentang sanksi AS dan Inggris atas kebijakannya.

Didukung oleh Rusia, dia berulang kali mengancam akan memisahkan separuh wilayah Bosnia yang dikuasai Serbia.

Pemerintahan Dodik pada hari Senin mulai memperingati hari libur nasional kontroversial yang oleh pengadilan tinggi Bosnia dinyatakan melanggar hukum.

Pada 9 Januari 1992, Serbia-Bosnia memproklamirkan pembentukan negara merdeka di Bosnia, yang menyebabkan pertumpahan darah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!