Militer Israel Frustrasi setelah Gagal Temukan Markas Hamas di RS al-Shifa

Senin, 20 November 2023 - 08:32 WIB
Namun ketika tekanan media-media internasional meningkat terhadap Israel untuk mengungkap bukti kehadiran Hamas yang lebih besar di RS al-Shifa, Hecht meminta wartawan untuk bersabar.

“Kami mungkin terjebak dalam perangkap itu,” kata Hecht, seperti dikutip Newsweek, Senin (20/11/2023).

“Mungkin pihak militer lain akan berkata, 'Ini adalah proses yang panjang, kami mendapat kecaman'. Hal ini membutuhkan waktu, seperti menemukan jarum di tumpukan jerami, menemukan batangnya," paparnya.

“Ini adalah operasi militer yang panjang, akan memakan waktu, juga dengan terowongan. Saya berkata kepada salah satu jurnalis tadi malam, 'Saya minta maaf karena saya tidak memenuhi timeline berita Anda. Saya tidak bisa cepatlah menunjukkan kepada Anda kantor [Pemimpin Hamas di Gaza Yahya] Sinwar'," imbuh Hecht.

Hecht telah menunjukkan kepada wartawan sebuah video yang menurutnya adalah sebuah drone yang memasuki lubang bawah tanah—yang menurutnya mengungkapkan adanya kabel listrik dan sebuah tangga. IDF belum mengonfirmasi bahwa itu adalah jaringan terowongan Hamas di RS al-Shifa.

Hecht, yang baru-baru ini mengunjungi lokasi tersebut, mengatakan IDF sejauh ini telah memasuki gedung MRI rumah sakit, serta ruang bawah tanah "sayap Qatar".

"IDF belum memasuki ruang gawat darurat dan masih mencari area lain di mana terdapat lubang yang mencurigakan,” katanya.

Yang memimpin upaya pencarian adalah unit elit Angkatan Udara Israel yang dikenal sebagai Shaldag, atau Kingfisher.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!