Anwar Ibrahim: Malaysia Akan Pertahankan Hubungan dengan Hamas

Rabu, 08 November 2023 - 17:58 WIB
Namun Anwar tampaknya mengambil sikap yang lebih keras dalam menanggapi perang Israel-Gaza yang sedang berlangsung.

Dia menolak tekanan Barat untuk mengutuk Hamas, dan menyatakan bahwa kelompok tersebut dipilih oleh warga Gaza untuk memerintah wilayah tersebut. Pada rapat umum pro-Palestina bulan lalu, ia mengutuk tindakan militer Israel di Jalur Gaza sebagai “puncak barbarisme di dunia ini”.

Pada hari Selasa, Anwar mendesak media untuk tidak menggambarkan pejuang Hamas sebagai “militan”, dan membandingkan kelompok tersebut dengan Kongres Nasional Afrika (ANC), yang berupaya mengakhiri apartheid di Afrika Selatan.

ANC dan Nelson Mandela, yang menjabat sebagai presidennya dari tahun 1991 hingga 1997, dituduh melakukan terorisme oleh Barat namun pihak berwenang Malaysia terus mendukung mereka, kata Anwar.

“Harus ada kesadaran di Malaysia, di mana media harus memahami keprihatinan dan kepekaan masyarakat, serta mengakui hak-hak warga Palestina atas perampasan tanah, kekayaan, dan martabat mereka, yang terus disalahgunakan,” katanya.

Lebih dari 10.300 orang telah terbunuh di Gaza menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas, termasuk lebih dari 4.100 anak-anak. Serangan Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober menewaskan 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, sementara lebih dari 200 orang disandera.

Baca Juga: Tegas, Ratu Yordania: Pro-Palestina Tidak Sama dengan Antisemit!
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!