Perang Berkobar di Perbatasan Lebanon-Israel, 10 Pejuang Hizbullah Tewas
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 20:12 WIB
Eskalasi ini terjadi di tengah kekhawatiran bahwa perang dapat menyebar ke Lebanon, tempat Hizbullah menyatakan dukungan kuatnya kepada kelompok militan Palestina, Hamas. Israel menganggap kelompok bersenjata berat di Lebanon merupakan ancaman yang lebih besar daripada Hamas. Sejauh ini, pertukaran artileri antara Hizbullah dan Israel terbatas pada beberapa kota di sepanjang perbatasan.
Israel mengancam jika Hizbullah membuka front baru, seluruh Lebanon akan menanggung akibatnya.
Israel dan Hizbullah berperang selama sebulan pada tahun 2006 yang berakhir seri. Sejak itu, terlepas dari bentrokan terbatas dan peningkatan retorika, kualitas militer Hizbullah telah meningkat secara signifikan, dan menjadi aktor militer utama di Suriah, Irak, dan wilayah lain di kawasan ini.
Komunitas internasional telah berupaya keras untuk mencegah perang meluas ke Lebanon, dan mungkin ke seluruh kawasan.
Sebuah rudal anti-tank yang ditembakkan dari Lebanon mendarat di kota Metula di Israel utara pada Selasa lalu, melukai tiga orang, menurut Ziv Medical Center di Safed.
Beberapa jam kemudian, kelompok Hizbullah mengeluarkan pernyataan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Tidak jelas apakah mereka yang terluka adalah warga sipil atau tentara, namun Israel telah memerintahkan warga sipil untuk mengevakuasi daerah dekat perbatasan dengan Lebanon.
Israel menanggapinya dengan menyerang beberapa daerah di sepanjang perbatasan di Lebanon selatan dengan tembakan artileri dan fosfor putih, lapor Kantor Berita Nasional yang dikelola pemerintah di Lebanon. Militer Israel mengatakan tank-tanknya membalas tembakan ke Lebanon setelah rudal anti-tank diluncurkan melintasi perbatasan.
Israel mengancam jika Hizbullah membuka front baru, seluruh Lebanon akan menanggung akibatnya.
Israel dan Hizbullah berperang selama sebulan pada tahun 2006 yang berakhir seri. Sejak itu, terlepas dari bentrokan terbatas dan peningkatan retorika, kualitas militer Hizbullah telah meningkat secara signifikan, dan menjadi aktor militer utama di Suriah, Irak, dan wilayah lain di kawasan ini.
Komunitas internasional telah berupaya keras untuk mencegah perang meluas ke Lebanon, dan mungkin ke seluruh kawasan.
Sebuah rudal anti-tank yang ditembakkan dari Lebanon mendarat di kota Metula di Israel utara pada Selasa lalu, melukai tiga orang, menurut Ziv Medical Center di Safed.
Beberapa jam kemudian, kelompok Hizbullah mengeluarkan pernyataan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Tidak jelas apakah mereka yang terluka adalah warga sipil atau tentara, namun Israel telah memerintahkan warga sipil untuk mengevakuasi daerah dekat perbatasan dengan Lebanon.
Israel menanggapinya dengan menyerang beberapa daerah di sepanjang perbatasan di Lebanon selatan dengan tembakan artileri dan fosfor putih, lapor Kantor Berita Nasional yang dikelola pemerintah di Lebanon. Militer Israel mengatakan tank-tanknya membalas tembakan ke Lebanon setelah rudal anti-tank diluncurkan melintasi perbatasan.
Lihat Juga :