Satu Desa Dihancurkan, Israel Paksa 200 Warga Palestina Pergi
Jum'at, 31 Juli 2020 - 17:00 WIB
Bocah Palestina duduk di dekat puing setelah Israel menghancurkan rumah mereka di Tepi Barat pada 3 Juni 2020. Foto/Memo/AFP
TEPI BARAT - Israel akan menghancurkan satu desa Palestina di Tepi Barat, hingga mengusir lebih dari 200 orang. Tindakan ini merupakan yang terbaru dilakukan Israel sebelum mencaplok Tepi Barat.
Kepala desan desa Farasin, Mahmoud Amarneh menjelaskan pada kantor berita Wafa bahwa tentara Israel menggerebek desa saat pagi dan mengeluarkan 36 perintah penggusuran untuk semua gedung dan sumur air kuno.
“Militer memperingatkan warga bahwa penghancurkan akan dilakukan dalam beberapa hari lagi,” ungakp Mahmoud, dilansir Memo.
Desa yang dihuni 200 warga Palestina itu terletak di barat Jenin dan memiliki satu sumur tua berumur 200 tahun dan beberapa gedung kuno.
Mahmoud meminta internasional ikut campur untuk mencegah Israel melakukan pembantaian di desa tersebut.
Israel terus melakukan penghancuran rumah yang menargetkan semua keluarga yang dianggap sebagai hukuman kolektif ilegal dan jelas melanggar Hukum Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional.
Kepala desan desa Farasin, Mahmoud Amarneh menjelaskan pada kantor berita Wafa bahwa tentara Israel menggerebek desa saat pagi dan mengeluarkan 36 perintah penggusuran untuk semua gedung dan sumur air kuno.
“Militer memperingatkan warga bahwa penghancurkan akan dilakukan dalam beberapa hari lagi,” ungakp Mahmoud, dilansir Memo.
Desa yang dihuni 200 warga Palestina itu terletak di barat Jenin dan memiliki satu sumur tua berumur 200 tahun dan beberapa gedung kuno.
Mahmoud meminta internasional ikut campur untuk mencegah Israel melakukan pembantaian di desa tersebut.
Israel terus melakukan penghancuran rumah yang menargetkan semua keluarga yang dianggap sebagai hukuman kolektif ilegal dan jelas melanggar Hukum Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional.
Lihat Juga :