4 Alasan Kenapa Perempuan Korea Enggan Berpacaran dan Menolak Menikah

Rabu, 17 Mei 2023 - 15:45 WIB
Kemudian pada 2015, kelompok feminis ekstrim bernama Megalia berkembang.

"Tujuannya memerangi padangan pria Korea yang memandang rendah perempuan," kata Lee.

Setahun kemudian, seorang pria yang memiliki kebencian terhadap perempuan membunuh perempuan secara acak di sebuah toilet umum di stasiun kereta bawah tanah Seoul.

Kelompok feminis memandang bahwa tindakan pria itu dipengaruh faktor misogini. Kelompok lain menuding bahwa pria tersebut merupakan orang gila.

2. Meningkatnya Kejahatan Seks Digital



Foto/koreaboo

Kejahatan seks digital menjadi kontroversi publik di Korea. Itu menjadi bentuk baru kekerasan seksual yang difasilitasi oleh teknologi.

Contohnya adalah revenge porn atau menyebarkan foto porno orang terdekat, upskirting atau mengambil foto pantat perempuan dengan membuka rok di publik, dan menggunakan kamera tersembunyi untuk merekam perempuan sedang berhubungan seks atau melepas baju.

Pada 2018, terdapat 2.289 kasus kejahatan digital seks, dan pada 2021 meningkat hingga 10.353. Pada 2019, ada insiden besar kejahatan seks digital. Salah satunya sejumlah bintang K-pop merekam dan menyebarkan video perempuan di grup percakapan.

Beberapa bulan kemudian, orang Korea belajar tentang “Nth Room Incident,” ternyata banyak penyusup khususnya lelaki yang melakukan kejahatan seks digital.

"Targetnya adalah perempuan miskin, pekerja seks atau perempuan ingin mendapatkan uang dengan telanjang," ujar Lee. "Para penjahat itu meretas media sosial banyak perempuan dan menawari mereka untuk mau foto telanjang dengan ancaman," paparnya.

Baca Juga: 7 Drama Korea 2023 Rating Tinggi yang Dibintangi Ahjussi Ganteng
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!