Ukraina Protes saat Rusia Jadi Ketua Dewan Keamanan PBB
Jum'at, 31 Maret 2023 - 23:15 WIB
Dia juga menuduh Moskow mengobarkan “perang kolonial” melawan Ukraina.
Dia bersikeras Rusia, yang merupakan salah satu dari lima anggota tetap DK PBB bersama dengan Inggris, China, Prancis, dan Amerika Serikat (AS), telah “merebut kursinya” di dewan tersebut.
“Dunia tidak bisa menjadi tempat yang aman dengan Rusia di DK PBB,” ujar Kuleba, menyertai postingan dengan tagar “#BadRussianJoke” dan “#InsecurityCouncil.”
Pernyataan Kuleba digaungkan utusan Ukraina di PBB Sergey Kislitsya yang berpendapat, "Per 1 April, mereka membawa tingkat absurditas ke tingkat yang baru."
“Dengan Rusia mengambil alih kursi kepresidenan, Dewan Keamanan PBB akan dilumpuhkan dan tidak mampu menangani masalah tanggung jawab utama mereka, yaitu pencegahan konflik dan kemudian menangani konflik,” klaim dia.
Kislitsya menambahkan dia akan menjauh dari DK PBB bulan depan, dan hanya akan menghadiri pertemuan jika ada “masalah kepentingan keamanan nasional yang kritis.”
Dia bersikeras Rusia, yang merupakan salah satu dari lima anggota tetap DK PBB bersama dengan Inggris, China, Prancis, dan Amerika Serikat (AS), telah “merebut kursinya” di dewan tersebut.
“Dunia tidak bisa menjadi tempat yang aman dengan Rusia di DK PBB,” ujar Kuleba, menyertai postingan dengan tagar “#BadRussianJoke” dan “#InsecurityCouncil.”
Pernyataan Kuleba digaungkan utusan Ukraina di PBB Sergey Kislitsya yang berpendapat, "Per 1 April, mereka membawa tingkat absurditas ke tingkat yang baru."
“Dengan Rusia mengambil alih kursi kepresidenan, Dewan Keamanan PBB akan dilumpuhkan dan tidak mampu menangani masalah tanggung jawab utama mereka, yaitu pencegahan konflik dan kemudian menangani konflik,” klaim dia.
Kislitsya menambahkan dia akan menjauh dari DK PBB bulan depan, dan hanya akan menghadiri pertemuan jika ada “masalah kepentingan keamanan nasional yang kritis.”
Lihat Juga :