Kiev Ragu Separatis Pro-Rusia Sudah Tarik Mundur Pasukan
Selasa, 24 Februari 2015 - 21:57 WIB
Kiev Ragu Separatis Pro-Rusia Sudah Tarik Mundur Pasukan
A
A
A
KIEV - Pemerintah Ukraina meragukan klaim separatis pro-Rusia yang mengaku telah melakukan penarikan mundur pasukan dan alat tempur dari wilayah konflik. Menurut mereka, separatis bukan menarik mundur pasukan, tapi memusatkan pasukan di satu wilayah.
"Pernyataan separatis yang mengklaim bahwa mereka telah mulai melakukan penarikan mundur pasukan dan alat-alat tempur hanyalah omong kosong belaka," ucap pihak militer Ukraina dalam sebuah pernyataan.
"Mereka (separatis) bukan menarik mundur pasukan, justru sebaliknya mereka sedang berusaha menggunakan momen yang ada saat ini untuk memusatkan pasukan dan alat tempur mereka, dan juga menambah kekuatan senjata mereka," imbuhnya, seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (24/2/2015).
Pihak militer Ukraina juga mengatakan, sejak semalam separatis masih terus melakukan serangkaian serangan terhadap pasukan Ukraina di wilayah Ukraina timur. Dalam serangan-serangan itu, satu orang tentara Ukraina tewas, dan beberapa diantaranya menderita luka-luka.
Kiev sendiri menegaskan masih belum akan melakukan penarikan mundur pasukan dan alat tempur. Karena, menurut mereka saat ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan hal itu, dimana separatis masih kerap melakukan serangan terhadap mereka.
"Pernyataan separatis yang mengklaim bahwa mereka telah mulai melakukan penarikan mundur pasukan dan alat-alat tempur hanyalah omong kosong belaka," ucap pihak militer Ukraina dalam sebuah pernyataan.
"Mereka (separatis) bukan menarik mundur pasukan, justru sebaliknya mereka sedang berusaha menggunakan momen yang ada saat ini untuk memusatkan pasukan dan alat tempur mereka, dan juga menambah kekuatan senjata mereka," imbuhnya, seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (24/2/2015).
Pihak militer Ukraina juga mengatakan, sejak semalam separatis masih terus melakukan serangkaian serangan terhadap pasukan Ukraina di wilayah Ukraina timur. Dalam serangan-serangan itu, satu orang tentara Ukraina tewas, dan beberapa diantaranya menderita luka-luka.
Kiev sendiri menegaskan masih belum akan melakukan penarikan mundur pasukan dan alat tempur. Karena, menurut mereka saat ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan hal itu, dimana separatis masih kerap melakukan serangan terhadap mereka.
(esn)