Kisah Bos AirAsia saat Merintis Maskapai hingga Terpukul

Selasa, 30 Desember 2014 - 17:32 WIB
Kisah Bos AirAsia saat...
Kisah Bos AirAsia saat Merintis Maskapai hingga Terpukul
A A A
KUALA LUMPUR - Namanya Tony Fernandes. Dialah CEO maskapai AirAsia, seorang pengusaha flamboyan asal Malaysia.

Fernandes membangun kerajaan maskapainya dimulai dengan membeli sebuah perusahaan bangkrut, yang kata dia, kurang dari satu dolar Amerika Serikat (AS).

Dia meluncurkan AirAsia pada Januari 2002. Dia memulai dengan dua pesawat dan terus bertambah hingga mendominasi penerbangan nasional di Malaysia. Bisnisnya kemudian merambah ke Asia dan melayani jutaan orang. Saat ini, bos AirAsia ini memiliki kekayaan bersih yang diperkirakan sebesar US$650 juta.

Tapi, bos AirAsia itu kini menghadapi kengerian ketika pesawat AirAsia QZ8501 dengan 162 orang di dalamnya hilang pada hari Minggu lalu. Pesawat itu hilang ketika dalam perjalanan dari Bandara Juanda, Surabaya menuju Singapura.

Hari ini (30/12/2014), puing yang diduga berasal dari pesawat QZ8501 telah ditemukan tim Basarnas Indonesia. Enam jenazah yang diduga korban pesawat juga telah ditemukan.

Fernandes, yang membangun jaringan maskapai regional dengan tarif murah itu telah jadi sorotan. Iklan yang dibuat perusahaannya terkadang provokatif. Bahkan, perusahaan itu sempat menyindir ketika Malaysia Airlines MH370 mengalami musibah pada 8 Maret 2014.

Kala itu, dalam sebuah majalah, pihak AirAsia meledek MH370 dengan menyebut, pilot dan pesawat hebat tidak mungkin tersesat. Tapi, ketika musibah dialami AirAsia, Fernandes mengaku terpukul.

”Kami sangat terpukul dengan apa yang telah terjadi. Ini luar biasa,” katanya, seperti dikutip AP. Dalam tweet-nya yang ditujukan untuk karyawannya yang jadi korban QZ8501, Fernandes juga menuliskan kegelisahannya. ”Ini adalah mimpi terburuk saya,” tulis dia.
(mas)
Berita Terkait
Hari Perempuan Internasional,...
Hari Perempuan Internasional, AirAsia MOVE Ajak Perempuan Indonesia Berani Eksplorasi Dunia
MOVETIX Hadirkan Tiket...
MOVETIX Hadirkan Tiket Spesial ComplexCon Hong Kong 2025, Akses Eksklusif Menanti
Kelantan Day di Jakarta...
Kelantan Day di Jakarta Buka Jalur Wisata Baru Malaysia Timur
AirAsia Jadi Maskapai...
AirAsia Jadi Maskapai Pertama Layani Rute Denpasar dari Bandara Kertajati
Selain Sriwijaya Air,...
Selain Sriwijaya Air, Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan
Bangkai Pesawat Diduga...
Bangkai Pesawat Diduga Air Asia Ditemukan di Kalteng
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
1 jam yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
2 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
2 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
11 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
13 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
14 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved