Sengketa Maritim, China dan Vietnam Ribut Lagi

Jum'at, 12 Desember 2014 - 15:15 WIB
Sengketa Maritim, China...
Sengketa Maritim, China dan Vietnam Ribut Lagi
A A A
BEIJING - China dan Vietnam kembali berseteru soal sengketa klaim pulau di Laut China Selatan.

Perseteruan terbaru muncul setelah Vietnam mengajukan gugatan ke Pengadilan Arbitrase yang diparakarsai oleh Filipina.

Cina telah berulang kali mengatakan, bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam Kasus di Pengadilan Tetap Arbitrase di Den Haag, Belanda.

Pihak Beijing menganggap gugatan itu sebagai upaya curang dan pengerahan tekanan politik terhadap China atas klaim pulau di Laut China Selatan.

Kementerian Luar Negeri China, dalam sebuah pernyataan, meminta Vietnam untuk menghormati kedaulatan China.”Secara historis China memiliki hak dasar atas kepulauan di Laut China Selatan,” tulis Reuters, Jumat (12/12/2014), mengutip pernyataan kementerian itu.

Bahkan, China tidak akan mengubah posisinya meski “musuh-musuh”-nya dalam sengketa maritim mengajukan gugatan arbitrase.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Vietnam, mengatakan bahwa mereka telah mengajukan pandangan baru tentang klaim pulau di Laut China Selatan ke Pengadilan Arbitrase di Den Haag untuk memastikan hak-hak hukumnya.

Vietnam mengaku memiliki bukti sejarah dan dasar hukum untuk menolak klaim China atas pulau di Laut China Selatan.

Dalam sengketa maritim, kekerasan anti-China pernah pecah di Vietnam. Pemicunya karena China melakukan pengeboran minyak di pulau sengketa. Kekerasan itu membuat ratusan warga China yang berada di Vietnam melakukan eksodus beberapa bulan lalu.
(mas)
Berita Terkait
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Berita Terkini
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
1 jam yang lalu
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
1 jam yang lalu
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
3 jam yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
7 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
10 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved