Jenderal China Hendak Menyuap Pakai Mercedes Berisi Emas
Selasa, 09 Desember 2014 - 13:38 WIB
Jenderal China Hendak Menyuap Pakai Mercedes Berisi Emas
A
A
A
BEIJING - Seorang jenderal senior militer China akan menyuap pejabat dengan mobil Mercedes yang diisi emas batangan. Namun, sang jenderal itu hanya menyerahkan kunci mobil tersebut.
Mantan perwira militer Letnan Jenderal Gu Junshan, 57,-- nama jenderal itu--, dikenal sebagai jenderal yang terobsesi dengan emas. Menurut laporan media China, dia memiliki patung Budha yang terbuat dari emas.
Selama berkuasa, dia dikenal rutin menerima suap terutama berupa emas. Suap-suap yang diduga dia terima itu terkait “ulah”-nya yang menjual belikan jabatan. Maklum, jabatan terakhirnya adalah petinggi di departemen logistik Tentara Pembebasan Rakyat.
Sedangkan rencana suap kepada pejabat dengan mobil Mercedes berisi emas batangan itu, diduga karena kasus-kasus dugaan korupsinya mulai diusik.
Jaksa di China mengklaim, sang jenderal itu secara pribadi pernah menerima sekitar 600 juta Yuan atau sekitar Rp1,1 triliun untuk penjualan ratusan jabatan militer.
Pheonix Weekly, majalah yang memiliki relasi dekat dengan Pemerintah China, merilis laporan rencana penyuapan sang jenderal itu dengan Mercedes berisi emas batangan. Namun, menurut laporan majalah itu, Jenderal Gu baru menyerahkan kunci Mercedes tersebut.
”Gu mendapat apa yang ia inginkan,” tulis majalah tersebut mengutip sumber yang menangani kasus suap dan korupsi Jenderal Gu. Kasus Gu itu terkait dengan pejabat bernama Xu Caihou, seorang pensiunan wakil Ketua Komisi Militer Pusat.
Kasus korupsi Xu sendiri telah diumumkan mulai diselidiki sejak Juni 2014 lalu. Jenderal Gu, seperti dikutip Reuters, Selasa (9/12/2014), disebut memiliki relasi kuat yang hanya ditulis dengan inisial “X”. Tapi inisial itu diduga kuat sebagai Xu.
Presiden China, Xi Jinping, sejak menjabat telah meluncurkan kampanye melawan korupsi. Dia dikenal dengan sumpahnya untuk menyikat habis koruptor baik kelas “lalat” maupun kelas “harimau” yang diisyaratkan untuk pejabat rendah maupun pejabat tinggi.
Mantan perwira militer Letnan Jenderal Gu Junshan, 57,-- nama jenderal itu--, dikenal sebagai jenderal yang terobsesi dengan emas. Menurut laporan media China, dia memiliki patung Budha yang terbuat dari emas.
Selama berkuasa, dia dikenal rutin menerima suap terutama berupa emas. Suap-suap yang diduga dia terima itu terkait “ulah”-nya yang menjual belikan jabatan. Maklum, jabatan terakhirnya adalah petinggi di departemen logistik Tentara Pembebasan Rakyat.
Sedangkan rencana suap kepada pejabat dengan mobil Mercedes berisi emas batangan itu, diduga karena kasus-kasus dugaan korupsinya mulai diusik.
Jaksa di China mengklaim, sang jenderal itu secara pribadi pernah menerima sekitar 600 juta Yuan atau sekitar Rp1,1 triliun untuk penjualan ratusan jabatan militer.
Pheonix Weekly, majalah yang memiliki relasi dekat dengan Pemerintah China, merilis laporan rencana penyuapan sang jenderal itu dengan Mercedes berisi emas batangan. Namun, menurut laporan majalah itu, Jenderal Gu baru menyerahkan kunci Mercedes tersebut.
”Gu mendapat apa yang ia inginkan,” tulis majalah tersebut mengutip sumber yang menangani kasus suap dan korupsi Jenderal Gu. Kasus Gu itu terkait dengan pejabat bernama Xu Caihou, seorang pensiunan wakil Ketua Komisi Militer Pusat.
Kasus korupsi Xu sendiri telah diumumkan mulai diselidiki sejak Juni 2014 lalu. Jenderal Gu, seperti dikutip Reuters, Selasa (9/12/2014), disebut memiliki relasi kuat yang hanya ditulis dengan inisial “X”. Tapi inisial itu diduga kuat sebagai Xu.
Presiden China, Xi Jinping, sejak menjabat telah meluncurkan kampanye melawan korupsi. Dia dikenal dengan sumpahnya untuk menyikat habis koruptor baik kelas “lalat” maupun kelas “harimau” yang diisyaratkan untuk pejabat rendah maupun pejabat tinggi.
(mas)