Protes Putin, Para Aktivis Topless Mandi Darah

Jum'at, 17 Oktober 2014 - 00:05 WIB
Protes Putin, Para Aktivis...
Protes Putin, Para Aktivis Topless Mandi Darah
A A A
MILAN - Para aktivis Femen Ukraina mandi “darah” dalam aksi “Blood Bucket Chalenge” atau tantangan mandi darah di Milan, pada Kamis (16/10/2014).

Aksi para aktivis telanjang dada atau topless itu untuk memprotes rencana pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan para pemimpin Eropa dan Asia pada Jumat hari ini (17/10/2014).

Setidaknya dua aktivis topless diguyur tubuhnya dengan anggur merah sebagai simbol darah rakyat Ukraina yang jadi korban konflik di Ukraina timur. Aksi mandi “darah” itu sengaja mereka adopsi dari aksi "Ice Bucket Challenge" atau tantangan mandi es yang belum lama ini populer di kalangan masyarakat dunia.

”Berhenti mengabaikan pertumpahan darah di Ukraina,” bunyi tulisan di dada salah satu aktivis topless Ukraina itu, seperti dikutip IB Times.

“ASEM sekutu Putin,” bunyi tulisan di dada aktivis topless lainnya, mengacu pada KTT Asia-Eropa (ASEM).

Aksi aktivis wanita topless itu juga dikonfirmasi dalam situs resmi kelompok Femen.”Blood Bucket Chalenge di alun-alun Duomo melambangkan kemarahan kelompok Femen dengan melakukan tur Eropa, dimana ada kurcaci berdarah Kremlin,” bunyi pernyataan kelompok Femen.

“Gerakan Femen mendesak para pemimpin dunia untuk menangkap diktator dan menyerahkannya kepada pengadilan internasional. Pengadilan di Den Hag harus menjadi satu-satunya tempat di Eropa untuk Putin. Kediktatoran harus mati! Tidak untuk perang di Ukraina!,” lanjut pernyataan yang bernada kecaman terhadap Putin.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
beberapa waktu yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
2 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
3 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
4 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved