Pria Pengaku Nabi Terancam, Inggris Diminta Bertindak

Senin, 29 September 2014 - 09:15 WIB
Pria Pengaku Nabi Terancam,...
Pria Pengaku Nabi Terancam, Inggris Diminta Bertindak
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris diminta bertindak dengan campur tangan untuk pembebasan pria pengaku Nabi Muhammad yang nyawanya terancam di penjara Pakistan.

Pria bernama Mohammad Asghar, 70, asal Edinburgh, Inggris, ditahan di penjara Adiala, Rawalpindi, setelah divonis mati atas tuduhan penghujatan setelah dia mengaku sebagai Nabi Muhammad. Asghar beberapa hari lalu ditembak di dalam penjara. (Baca: Pria Pengaku Nabi Muhammad Ditembak di Penjara Pakistan)

Setelah perawatan pasca-penembakan, Asghar diharuskan kembali ke penjara. Kondisi itu yang membuat pengacaranya khawatir akan keselamatan pria Inggris itu. Sebab, keselamatannya di penjara tidak ada yang menjamin.

Asghar sejatinya menderita skizofrenia paranoid, dan butuh pengobatan. Keluarganya cemas memikirkan nasib Asghar yang nyawanya terancam di penjara Pakistan.

“Untuk memindahkan Asghar ke penjara sekarang, di mana tidak ada cara menjamin keselamatannya, akan efektif untuk melakukan eksekusi setiap saat,” kata Maya Foa, Direktur Strategis untuk Tim Hukuman Mati di Reprieve, London.

”Pemerintah Inggris tidak bisa membiarkan hal ini terjadi,” lanjut dia, seperti dikutip stv.tv. Dia mendesak Perdana Menteri Inggris, David Cameron cepat beraksi.

“Mereka harus memastikan bahwa ia ditahan di sebuah fasilitas medis yang aman, di mana ia dapat menerima perlakuan yang begitu baik, untuk pemulihan cedera yang baru-baru ini dia alami dan pemulihan untuk penyakit mentalnya,” imbuh Foa.

Pengacara Asghar, Aamer Anwar, mengeluh atas pengamanan di penjara Pakistan.”Keluarga Asghar ngeri untuk membayangkan ayah mereka dikembalikan ke penjara besok pagi (hari ini, 29/9),” katanya.

”Pihak berwenang Pakistan tidak dapat menjamin keamanan Asghar dan kami telah bersikeras bahwa dia harus dipindahkan ke fasilitas medis militer yang aman, di mana ia dapat terus diperlakukan secara baik dan aman.”
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
43 menit yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
2 jam yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
2 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
3 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved