FBI: Serangan AS di Suriah Tidak Goyahkan Khorasan
Jum'at, 26 September 2014 - 16:06 WIB
FBI: Serangan AS di Suriah Tidak Goyahkan Khorasan
A
A
A
NEW YORK - Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap anggota Khorasan di Suriah dinilai tidak membuat kelompok itu goyah. Khorasan, kelompok antah berantah yang dipimpin orang dekat Osama bin Laden ini membuat AS ketar ketir.
Melansir Al Arabiya, Jumat (26/9/2014), Direktur FBI, James Comey menyatakan rencana Khorasan untuk menyerang AS dan juga Eropa menurutnya akan terus berlanjut walaupun AS dan Eropa telah membombardir mereka.
“Tidak ada indikasi atau laporan yang menyatakan bahwa serangan yang dilakukan oleh AS dan juga Eropa memiliki dampak terhadap Khorasan. Kelompok itu sepertinya masih akan terus melanjutkan rencana mereka,” ucap Comey.
“Kelompok ini, walaupun tidak terlalu terdengar aksinya, namun sangatlah berbahaya. Anggota Khorasan terdiri dari anggota veteran al-Qaeda, baik di Afghanitan atau Pakistan ditambah dengan bergabungnya banyak anggota baru yang lebih muda,” Comey menambahkan.
“Mayoritas dari mereka adalah buronan nomor satu FBI dan banyak negara lain,” lanjutnya.
Sebelumnya, para pejabat intelijen AS menyatakan kelompok ini sedang membuat sebuah bom jenis baru yang mungkin tidak akan terdeteksi oleh pendeteksi logam di bandara. “Mereka mungkin akan menggunakannya untuk meledakan sebuah pesawat,” ucap pejabat tersebut.
Melansir Al Arabiya, Jumat (26/9/2014), Direktur FBI, James Comey menyatakan rencana Khorasan untuk menyerang AS dan juga Eropa menurutnya akan terus berlanjut walaupun AS dan Eropa telah membombardir mereka.
“Tidak ada indikasi atau laporan yang menyatakan bahwa serangan yang dilakukan oleh AS dan juga Eropa memiliki dampak terhadap Khorasan. Kelompok itu sepertinya masih akan terus melanjutkan rencana mereka,” ucap Comey.
“Kelompok ini, walaupun tidak terlalu terdengar aksinya, namun sangatlah berbahaya. Anggota Khorasan terdiri dari anggota veteran al-Qaeda, baik di Afghanitan atau Pakistan ditambah dengan bergabungnya banyak anggota baru yang lebih muda,” Comey menambahkan.
“Mayoritas dari mereka adalah buronan nomor satu FBI dan banyak negara lain,” lanjutnya.
Sebelumnya, para pejabat intelijen AS menyatakan kelompok ini sedang membuat sebuah bom jenis baru yang mungkin tidak akan terdeteksi oleh pendeteksi logam di bandara. “Mereka mungkin akan menggunakannya untuk meledakan sebuah pesawat,” ucap pejabat tersebut.
(esn)