Australia Bentuk Undang-Undang Baru Anti-Terorisme

Selasa, 23 September 2014 - 20:27 WIB
Australia Bentuk Undang-Undang...
Australia Bentuk Undang-Undang Baru Anti-Terorisme
A A A
SYDNEY - Australia nampaknya menjadi salah satu negara yang paling serius menanggulangi aksi terorisme. Negeri Kanguru itu dikabarkan tengah menggodok sebuah undang-undang baru mengenai terorisme.

Melansir Russia Today, Selasa (23/9/2014), Perdana Menteri Austrlia, Tony Abbott mengatakan undang-undang ini dibuat untuk menekan pertumbuhan terorisme di dalam negeri. Undang-undang ini mulai digeber pembuatannya paska Australia menangkap beberapa orang anggota ISIS yang diduga akan melakukan aksi pembantaian di Australia.

“Undang-undang baru akan mengkriminalkan perjalanan ke beberapa daerah konflik dan memberikan otoritas setempat akses yang lebih luas untuk bisa mengontrol komunikasi warga,” ucap Abbott dalam sebuah pernyataan.

Abbott menyadari, undang-udang ini mungkin akan mengurangi kebebasan warganya. Namun, dia menegaskan semuanya dilakukan atas dasar keamanan warga Australia. “Sayangnya, untuk beberapa waktu keseimbangan antara keamanan dan kebebasan mungkin akan sedikti berubah,” tambahnya.

"Saya ingin menyampaikan pesan yang jelas untuk semua warga Australia yang bergabung dengan kelompok teroris. Anda akan ditangkap, diadili, dan dipenjara untuk waktu yang sangat lama. Dan, kami sedang mengubah hukum kita yang akan membuat kami lebih mudah dalam menangkap kalian," tegas Abbott.

Menurut Abbott, setidaknya terdapat 60 warga Australia yang sudah bergabung dengan ISIS baik di Suriah ataupun Irak. Untuk di dalam negeri sendiri, Abbott menyatakan setidaknya terdapat 100 simpatisan ISIS di Australia.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
1 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
2 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
3 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
4 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
5 jam yang lalu
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
6 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved