Ukraina: Serangan di Timur untuk Netralisasi Separatis

Minggu, 21 September 2014 - 15:15 WIB
Ukraina: Serangan di...
Ukraina: Serangan di Timur untuk Netralisasi Separatis
A A A
KIEV - Tuduhan akan adanya pelanggaran gencatan senjata oleh pasukan Ukraina membuat militer Ukraina angkat bicara. Dalam sebuah pernyataan, militer menyebut serangan di Ukraina hanyalah bagian dari operasi anti-teror untuk netralisasi daerah tersebut dari kaum separatis.

“Serangan yang kami lakukan hanya untuk mentralkan beberapa lokasi yang masih dikuasai oleh separatis. Serangan itu hanya ditujukan untuk menghambat pergerakan separatis,” ungkap layanan pers militer Ukraina dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir RIANOVOSTI.

“Pasukan kami masih menghormati perjanjian gencatan dan akan terus menghormatinya. Kami tegaskan serangan yang kami lalukan hanyalah sebatas untuk menetralisir poin menembak mereka,” lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan itu menyebut, bahwa saat ini kondisi di Ukraina timur terbilang cukup stabil. Sebelumnya, pihak Republik Rakyat Dontesk (DPR) bahkan menyebut pasukan Ukraina setiap harinya terus menerus melakukan pelanggaran terhadap gencatan senjata itu.

DPR menyatakan, untuk kurun waktu 24 jam terakhir saja pasukan Ukraina telah melakukan setidaknya 10 pelanggaran gencatan senjata. Setidaknya, menurut DPR, tiga orang tewas dalam serangan-serangan tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Perluas...
Netanyahu Ingin Perluas Kendali Wilayah Lebanon usai Israel Rebut Kastil Beaufort
8 menit yang lalu
Rumor Putin Gunakan...
Rumor Putin Gunakan Pemeran Pengganti Muncul Lagi usai Wakil PM Rusia Salah Sebut Namanya
47 menit yang lalu
Presiden Iran Diklaim...
Presiden Iran Diklaim Mundur karena Ribut dengan IRGC, Ini Faktanya
1 jam yang lalu
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
2 jam yang lalu
Negara Pecahan Soviet...
Negara Pecahan Soviet Ini Ingin Gabung NATO, tapi Ditentang Rakyatnya
3 jam yang lalu
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved