HRW: Separatis Pro Rusia Tangkapi Warga Sipil

Jum'at, 05 September 2014 - 21:43 WIB
HRW: Separatis Pro Rusia...
HRW: Separatis Pro Rusia Tangkapi Warga Sipil
A A A
NEW YORK - Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) yang berbasis di New York, Human Rught Watch (HRW) melemparkan tuduhan serius kepada separatis pro-Rusia di Ukraina timur. HRW menuduh kaum separatis kerap melakukan penangkapan dan mempekerjakan warga sipil.

“Mereka (separatis) menangkap warga sipil dan menggunakan mereka untuk kerja paksa. Dalam beberapa kasus warga sipil itu diperkejakan di daerah berbahya, seperti di dekat lokasi pertempuran,” ucap HRW, seperti dilansir VOA, Jumat (5/9/2014).

Dalam laporannya yang dirilis hari ini, HRW menyebut warga sipil itu ditangkap hanya karena tuduhan pelanggaran kecil. “Hanya karena minum bir di depan umum, melanggar jam malam atau menggunakan obat-obatan ilegal mereka ditangkap dan dipaksa bekerja,” ungkap HRW.

“Mereka dipaksa untuk mengisi karung pasir, menggali parit, atau bekerja di dapur,” HRW menambahkan. Menurut kelompok HAM itu, warga sipil yang ditangkap oleh separatis harus mau bekerja selama 30 hari, sebagai bentuk hukuman.

“Ketika mereka menolak untuk bekerja sama, separatis mengancam akan membunuh mereka,” ungkap HRW dalam laporannya. Beberapa korban menyebut, mereka kerap mendaparkan perlakuan kasar dari separatis tanpa sebab yang jelas.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
3 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
6 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
7 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
8 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved