Indonesia Tak Ingin Australia Menyadap Lagi

Selasa, 12 Agustus 2014 - 18:22 WIB
Indonesia Tak Ingin...
Indonesia Tak Ingin Australia Menyadap Lagi
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa, mengatakan, Indonesia dan Australia secepatnya menyelesaikan masalah penyadapan. Menurutnya, Indonesia tidak menginginkan lagi adanya penyadapan di masa mendatang.

“Saya bertemu dengan Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop. Ada satu, dua masalah. Tapi satu masalah itu sangat penting, intinya kita ingin kedua pihak menyelesaikan soal kode perilaku,” kata Marty di Gedung Pancasila, Jakarta, Selasa (12/8/2014).

“Intinya, ke depan kita tidak ingin ada lagi penyadapan,” lanjut Marty. Ditanya soal waktu penandatanganan kode perilaku itu, Marty menyatakan, waktunya tidak akan lama lagi.

“Biasanya saya bicara dalam waktu dekat, tapi kali saya saya bicara dalam waktu yang sangat dekat. Saya tidak ingin mendahului prosesnya. Tapi, dipastikan penandatanganan kode perilaku itu dilakukan di sini (Indonesia) di hadapan Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono), seperti instruksi beliau,” kata Marty.

Menurut Marty, penyusunan kode perilaku anti-penyadapan itu harus memuat enam poin seperti yang pernah disampaikan Presiden Yudhoyono dalam road map.

Kasus penyapadan yang dilakukan intelijen Australia terhadap Presiden Yudhoyono beberapa tahun lalu, sempat membuat hubungan Indonesia dan Australia retak. Presiden Yudhoyono kala itu menuntut permintaan maaf dari pemerintah Australia, namun tidak ada jawaban.

Kasus penyadapan itu terungkap berkat bocoran dokumen yang dibawa mantan kontraktor NSA, Edward Joseph Snowden. Selain Presiden, Ibu Negara, yakni Ani Yudhoyono dan beberapa pejabat tinggi Indonesia disadap oleh intelijen Australia.
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
9 menit yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
44 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved