Inggris Desak Warganya Tinggalkan Irak

Sabtu, 09 Agustus 2014 - 12:49 WIB
Inggris Desak Warganya...
Inggris Desak Warganya Tinggalkan Irak
A A A
LONDON - Serangan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Irak dan wilayah otonom Irak, Kurdi, membuat pemerintah Inggris mendesak warganya agar keluar dari negara minyak itu. Desakan ini lebih difokuskan kepada warga Inggris yang ada di Kurdi.

“Kami mendesak warga Inggris di Erbil, Sulaimaniyah dan Dohuk di daerah otonom Irak, Kurdistan untuk segera pergi, sebelum militan kembali melakukan serangan ke wilayah itu,” ungkap Kementerian Luar Negeri Inggris.

Melansir Al Arabiya, Sabtu (9/8/2014), kementerian itu juga sudah mengeluarkan travel warning, atau larangan bepergian ke wilayah Irak, khusunya Kurdi. Hal ini perlu dilakukan, mengingat situasi yang tidak kondusif di wilayah itu. Peringatan ini muncul sebelum Amerika Serikat (AS) melakukan serangan di Erbil semalam.

“Kementerian Luar Negeri juga menyarankan agar semua perjalanan ke provinsi Anbar, Nineveh, Salah al-Din dan Diyala dan semua daerah selatan batas Irak untuk ditangguhkan dalam jangka waktu yang tidak ditentukan,” ucap kementerian itu.

Kementerian tersebut juga meminta kepada warga Inggris yang saat ini sudah berada di Kurdi untuk segera mencari tempat aman dan menghindari lokasi-lokasi yang rawan konflik. “Situasi di sana dapat memburuk dengan cepat,” tegas Kementerian Luar Negeri Inggris.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
29 menit yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
1 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
2 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
3 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
4 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved