ISIS Larang Mahasiswa dan Mahasiswi di Mosul Bercampur

Jum'at, 01 Agustus 2014 - 15:34 WIB
ISIS Larang Mahasiswa...
ISIS Larang Mahasiswa dan Mahasiswi di Mosul Bercampur
A A A
MOSUL - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) memerintahkan pemisahan mahasiswa dan mahasiswi di setiap universitas yang ada di Mosul, Irak utara.

Perintah kelompok radikal yang kin berganti nama menjadi Negara Islam (IS) itu dilansir media setempat, Al-Sumaria.

Sumber, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada Al-Sumaria, bahwa ISIS mengumpulkan petinggi setiap universitas dalam pertemuan. Kelompok itu kemudian memerintahkan kepada petinggi kampus untuk melarang mahasiswa dan mahasiswi bercampur.

Tidak hanya itu, mulai 1 September 2014, jam studi mahasiswa dan mahasiswi di Mosul dibedakan.”Mahasiswi belajar mulai pukul 09.00-14.00. Sedangkan mahasiswa belajar mulai pukul 14.00-18.00,” tulis media Timur Tengah itu, Jumat (1/8/2014) mengutip sumber dari salah satu universitas di Mosul.

Bahkan, kurikulum yang terkait ilmu pengetahuan, hukum dan politik juga harus diubah, tanpa merinci perubahan yang dimaksud.

Kelompok pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi itu telah menjadi sorotan dunia pada bulan Juli 2014, setelah mereka memproklamirkan Kekhalifahan Islam, dengan al-Baghdadi dibaiat sebagai Khalifah Islam sedunia.

Pada pertengahan bulan Juli 2014, mereka juga mengeluarkan perintah kepada pemilik toko busana, agar menutup wajah boneka.

Tindakan yang dianggap paling ekstrem dari mereka adalah ultimatum kepada warga Kristen di Mosul dengan tiga pilihan. Yakni, pindah keyakinan, membayar pajak khusus atau memilih tewas di ujung pedang. Lantaran ketakutan dengan ultimatum itu, banyak warga Kristen di Mosul melarikan diri.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
6 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
7 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
8 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
9 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
10 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved