Usai Lenyap, MH370 Cuma Dikontak Dua Kali Selama 6 Jam

Senin, 30 Juni 2014 - 10:41 WIB
Usai Lenyap, MH370 Cuma...
Usai Lenyap, MH370 Cuma Dikontak Dua Kali Selama 6 Jam
A A A
CANBERRA - Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) kembali merilis data janggal terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370.

Dalam laporan itu terungkap, jika pihak Malaysia Airlines (MAS) hanya mencoba mengontak kru pesawat MH370 dua kali selama enam jam setelah pesawat hilang.

Tindakan itu sangat disayangkan, karena upaya yang dilakukan MAS dianggap tidak maksimal. Sebab, waktu enam jam pertama setelah pesawat MH370 merupakan waktu yang sangat berharga terkait keselamatan 239 nyawa manusia di dalam pesawat itu.

Laporan ATSB terbaru itu dirilis media Australia, news.com.au, Senin (30/6/2014). Pilot veteran pada maskapai Qantas, Richard Woodward, jika kontak itu dilakukan secara maksimal maka, setidaknya akan diketahui jejak terakhir di mana pesawat MH370 jatuh.(Baca: ATSB: Semua Penumpang MH370 Tewas Kehabisan Oksigen)

Selama ini pemerintah Malaysia menyimpulkan pesawat MH370 jatuh di Samudera Hindia. Acuannya dari data satelit Inmarsat, Inggris. ”Jika mereka telah mengontak pesawat, satelit akan mencoba untuk log on dan pinger pesawat akan mencoba untuk menanggapi,” kata Woodward.

”(Kontak) itu akan memberikan Anda jarak dari stasiun (lalu lintas udara dengan pesawat) dan mereka akan mendapat gambaran yang lebih akurat di mana pesawat itu pergi. Sinyal ping akan mempersempit sebuah wilayah yang jadi lokasi pencarian,” lanjut Woodward.

Pilot pesawat MH370 diketahui melakukan kontak terakhir pada pukul 01.22 waktu Malaysia, pada tanggal 8 Maret 2014. Sejak itu, petunjuk atau jejak pesawat MH370 sangat minim sampai pukul 07.13 waktu Malaysia, pesawat itu harusnya sudah mendarat di Beijing.

Tidak ada penjelasan dari pihak MAS, mengapa mereka hanya mencoba mengontak dua kali dalam tempo enam jam setelah pesawat dinyatakan hilang.

“Lima (atau enam) jam adalah waktu yang lama, jika Anda (tidak menelepon) untuk mencoba mencari pesawat,” ujar Woodward. ”Kau akan mencoba segala cara yang tersedia. Saya benar-benar terkejut, ternyata hanya ada dua upaya untuk mengontak pesawat itu.”
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
56 menit yang lalu
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
2 jam yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
2 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
4 jam yang lalu
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
5 jam yang lalu
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
5 jam yang lalu
Infografis
6 Kolonel Pecah Bintang...
6 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Panglima TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved