Inggris Mengalami Krisis Donor Sperma

Sabtu, 28 Juni 2014 - 17:03 WIB
Inggris Mengalami Krisis...
Inggris Mengalami Krisis Donor Sperma
A A A
LONDON - Inggris kini sedang menghadapi kekurangan sperma (dari donor) dalam jumlah besar. Demikian peringatan British Fertility Society (BFS).

Saking krisisinya, beberapa klinik di Inggris bergantung pada sperma impor untuk memenuhi permintaan. Ketua BFS, Allan Pacey, khawatir beberapa klinik itu akan mendapatkan kualitas sperma yang rendah, karena semakin jarang warga Inggris yang mendonorkan spermanya.

Imbasnya, para wanita yang membutuhkan sperma dari “bank sperma” akan mengeluarkan biaya mahal dan teknik yang lebih invasif jika sperma yang diperoleh berkualitas rendah.

Krisis donor sperma itu, menurut Pacey, diduga adanya aturan penghapusan hak untuk anonimitas (nama pendonor dirahasiakan) yang mulai berlaku sejak 2005. Aturan itu diterapkan agaranak yang lahir dari sperma donor bisa mengetahui ayah biologisnya.

Laman BBC, semalam (27/6/2014) melaporkan, angka dari regulatorHuman Fertilisation and Embryology Authority(HFEA), menunjukkan hampir satu dari empat sampel sperma yang disumbangkan berasal dari luar negeri.

Bank sperma di Denmark dan Amerika Serikat adalah pemasok utama. “Kami masih memiliki kekurangan sperma dalam jumlah besar di Inggris,” katanya.

”Kekhawatiran yang terjadi adalah klinik mungkin memutuskan untuk mendapatkan donor melalui ‘pintu ke pintu’ dan saya pikir itu jalan yang sangat berbahaya untuk (inseminasi buatan),” katany lagi.

Profesor Yakoub Khalaf, pakar dari Rumah Sakit Guy di London, membenarkan, bahwa rumah sakit sekarang bergantung dari bank sperma eksternal (luar negeri).

”Saya tidak berpikir ini adalah masalah. Tapi apa yang saya amati adalah bahwa ketika orang mendapatkan sperma dari luar negeri, mereka dapat diberikan pilihan untuk inseminasi biasa atau ICSI (sperma disuntikkan untuk telur),” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
7 jam yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
8 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
10 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
11 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
12 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved