Lawan Militan, Ulama Syiah Irak Kobarkan Perang

Sabtu, 14 Juni 2014 - 09:07 WIB
Lawan Militan, Ulama...
Lawan Militan, Ulama Syiah Irak Kobarkan Perang
A A A
KARBALA - Ulama Syiah paling senior di Irak telah mengeluarkan seruan untuk mengangkat senjata untuk memerangi para militan al-Qaeda dari kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL/ISIS). Seruan itu muncul setelah kondisi di Irak kacau akibat serangan para militan yang tidak terkendali.

Seruan itu disampaikan Grand Mufti Ayatollah Ali al-Sistani, yang dibacakan saat salat Jumat di Karbala kemarin. ”Warga yang mampu memanggul senjata dan melawan teroris, membela negara mereka dan saudara-saudara mereka, serta tmpat-tempat suci mereka, harus menjadi sukarelawan dan bergabung dengan pasukan keamanan untuk mencapai tujuan suci ini,” katanya, mengacu pada ajakan perang membantu pasukan Irak. (Baca: Sama-sama Tolong Irak, Iran dan AS Akan Pamer Kekuatan)

Kantor berita BBC, melaporkan, ribuan orangkini telah bergabung dengan milisi Syiah untuk membantu pasukan Irak guna mengamankan Ibu Kota Baghdad yang ingin direbut para militan.

Koflik di Irak yang bermula dari persoalan politik, yakni ketidakpuasan dalam pembagian kekuasaan usai rezim Saddam Hussein ditumbangkan saat invasi Amerika Serikat tahun 2003, telah bergeser menjadi konflik sektarian.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, seperti dikutip Reuters, Sabtu (14/6/2014) telah mengkaji ulang rencana agresi ke Irak. Obama memutuskan, tidak akan mengirim pasukan AS ke Irak. (Baca: Obama Isyaratkann Gempur Irak)

Namun, dia tetap mempertimbangkan untuk melakukan serangan udara untuk memerangi para militan. Opsi yang ditempuh Obama, kemungkinan akan menggunakan pesawat nirawak atau drone.

“AS akan melakukan tanggung jawabnya, tapi perlu dipahami bahwa pada akhirnya kita sadar bahwa Irak sebagai bangsa yang berdaulat untuk memecahkan masalah mereka sendiri,” ucap Obama.
Sebelumnya, Rusia menyalahkan AS atas kekacauan di Irak. AS dianggap bersalah, karena akibat invasi tahun 2003 kondisi Irak tidak kunjung membaik, tapi justru kian kacau. (Baca juga: Irak Kacau Balau karena Warisan Ulah Amerika Serikat)
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
10 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
2 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
3 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved