Politikus AS: Gay Harus Dirajam hingga Tewas!

Kamis, 12 Juni 2014 - 09:22 WIB
Politikus AS: Gay Harus...
Politikus AS: Gay Harus Dirajam hingga Tewas!
A A A
OKLAHOMA - Scott Esk, calon anggota DPR Oklahoma, Amerika Serikat (AS) mengatakan seorang gay harus dirajam hingga tewas. Komentar politikus dari Partai Tea (Partai Teh) itu membuat sejumlah pihak mengangkat alis.

“Kami akan benar-benar tepat untuk melakukannya,” kata Esk. ”Gay harus dilempari batu. Homoseksual harus dihukum mati,” lanjut dia.

Esk dalam situsnya menyatakan, hak warga AS berasal dari Tuhan, bukan dari pemerintah AS. Dalam menyurakan pendapatnya soal hukuman rajam untuk kaum gay, Esk mengutip ayat-ayat Kitab Perjanjian Lama yang dia unggah ke Facebook.

Hal itu memicu para pengguna Facebook mengkritisi Esk. ”Jadi harus jelas, Anda pikir kita harus mengeksekusi (kaum) homoseksual (dengan rajam)?,” tanya seorang pengguna Facebook, seperti dikutip news.com.au, Kamis (12/6/2014).

Esk pun menjawab pertayanyan itu. ”Saya pikir kita akan benar-benar berhak untuk melakukannya. Itu (homoseksual) bertentangan dengan beberapa bagian dari libertarianisme, saya menyadari, dan saya bagian dari libertarian, tetapi mengabaikan hal-hal sebagai bangsa yang lalai,” ujarnya.

“Saya tidak pernah mengatakan, bahwa saya akan menulis undang-undang untuk menempatkan homoseksual dalam hukuman mati, tapi saya tidak punya masalah dengan itu.”

Ketika diklafirikasi soal tulisan di Facebook, Esk mengaku sudah lupa. ”Apa yang saya akan beritahu kepada Anda sekarang adalah yang dilakukan dalam (kitab suci) Perjanjian Lama di bawah hukum yang datang langsung dari Tuhan,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
1 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
3 jam yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
5 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
7 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved