Rusia Intai Gerakan Jet-jet Tempur NATO di Baltik

Selasa, 27 Mei 2014 - 17:59 WIB
Rusia Intai Gerakan...
Rusia Intai Gerakan Jet-jet Tempur NATO di Baltik
A A A
MOSkOW Militer Angkatan Udara Rusia bakal mengintensifkan pengawasan wilayah udara negara-negara Baltik dari gerakan pesawat-pesawat jet tempur Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Pengintaian itu dilakukan, karena NATO pernah mengkalim akan melakukan penerbangan pesawat jet tempur dalam skala besar-besaran di wilayah udara negara-negara Baltik.

Rencana militer Rusia itu disampaikan sumber yang merupakan pejabat tinggi di jajaran Angkatan Udara Rusia kepada Itar-Tass, Selasa (27/5/2014). Pernyataan itu sebagai respons terhadap NATO yang berencana melakukan pelatihan militer besar-besaran di negara-negara Baltik pada 27 hingga 28 Mei 2014.

Jika penerbangan tersebut benar-benar dimulai, kita akan mengintensifkan pengawasan wilayah udara negara-negara Baltik dari wilayah kita. Untuk tujuan ini, kita akan terbangkan tentara yang berbasis di Distrik Militer Barat,” ujar sumber itu.

Pada saat yang sama, Perwakilan Umum Staf Angkatan Udara Rusia, tidak percaya bahwa penerbangan penerbangan NATO di wilayah udara negara-negara Baltik akan menimbulkan ancaman militer bagi usia. ”Tidak ada ancaman apapun di sini. Ya, mereka terbang, tetapi kita juga terbang ketika kita perlu, dan tidak meminta izin siapa pun,” kata pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim itu.

Kementerian Pertahanan Latvia, sebelumnya menyatakan, Angkatan Udara NATO di Ramstein akan melakukan latihan penerbangan besar-besaran di wilayah udara dari negara-negara Baltik. Menurut kementerian itu, tujuh negara NATO dan dua sekutu NATO DI Eropa Timur ambil bagian dalam misi itu.

Penerbangan besar-besaran itu melibatkan tentara Angkatan Udara Polandia dengan pesawat jet tempur MiG – 29, tentara Inggris dengan pesawat jet tempur Typhoon, tentara Denmark dengan pesawat jet tempur F – 16, tentara Prancis dan Belanda dengan pesawat jet tempur F-16 dan tentara dari negara-negara lainnya.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
12 menit yang lalu
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
33 menit yang lalu
Ini Bukti Baru Kegagalan...
Ini Bukti Baru Kegagalan Invasi AS! Fasilitas Rudal Bawah Tanah Iran Dibuka Kembali
3 jam yang lalu
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
5 jam yang lalu
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
6 jam yang lalu
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved