Tumpas Separatis Pro-Rusia, Kiev Ingin Operasi Militer Kilat

Selasa, 27 Mei 2014 - 08:34 WIB
Tumpas Separatis Pro-Rusia,...
Tumpas Separatis Pro-Rusia, Kiev Ingin Operasi Militer Kilat
A A A
KIEV-Presiden baru Ukraina hasil pemilu, Petro Poroshenko, menolak bernegosiasi dengan kelompok separatis pro-Rusia yang ia sebut sebagai teroris. Dia justru minta operasi militer di Ukraina timur dilakukan secara kilat.

Komentar Poroshenko yang dijuluki “Raja Cokelat” itu muncul setelah terjadi pertempuran hebat di Bandara Donetsk yang diduduki kelompok separatis pro-Rusia, kemarin. Militer Kiev bertindak cepat dengan melakukan serangan udara dan serangan penerjun payung.

Menurutnya, operasi militer yang dilakukan terhadap kelompok separatis pro-Rusia selama ini terlalu lama. ”Operasi anti-teroris seharusnya tidak berlangsung dua atau tiga bulan. Ini harus berlangsung selama beberapa jam,” katanya, seperti dikutip Reuters, Selasa (27/5/2014).

Adapun pejuang pemberontak, mereka ingin mempertahankan bandit negara yang disiagakan di tempat-tempat (dan didukung) oleh kekuatan senjata,” lanjut dia. “Ini hanya bandit. Tak seorang pun di setiap negara beradab akan terus negosiasi dengan teroris.”

Pertempuran antara kelompok separatis bersenjata pro-Rusia dengan pasukan Kiev berlangsung lebih dari delapan jam di Bandara Internasional Donetsk. Pertempuran terjadi, setelah kelompok separatis pro-Rusia tiba dengan tiga truk militer melumpuhkan operasional bandara.

Baik pihak militer Kiev maupun dari kelompok separatis pro-Rusia belum mengkonfirmasi jumlah korban jiwa dalam pertempuran itu.”Pertempuran berlanjut di bandara, dengan menggunakan pesawat dan helikopter, kata pemimpin separatis pro-Rusia, Denis Pushilin.

Ini adalah dampak kebuntuan militer. Saya tidak memiliki informasi tentang korban jiwa. Kelompok kami telah menghancurkan satu helikopter musuh,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
9 menit yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
44 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved