Rakyat AS ingin gulingkan rezim Obama
Jum'at, 16 Mei 2014 - 14:24 WIB
Rakyat AS ingin gulingkan rezim Obama
A
A
A
Sindonews.com – Masyarakat di Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam kelompok “Operasi Amerika Spring” tengah menggalang kekuatan rakyat untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Barack Obama. Alasannya, rezim Obama sudah keluar dari konstitusi yang dibuat para pendiri AS.
Kelompok yang dipimpin pensiunan kolonel Angkatan Darat AS, Harry Riley, itu berharap sekitar 30 juta rakyat AS bisa turun ke jalan di Washington DC pada minggu ini untuk menuntut pelengseran Obama dan para pejabatnya.
Kelompok itu tiba di Ibukota AS, Jumat (16/5/2014) untuk menyampaikan berbagai pelanggaran yang dilakukan rezim pemerintah Obama.”Kami menyerukan pelengseran Barack Obama, Joe Biden, Harry Reid, Mitch McConnell, John Boehner, Nancy Pelosi dan Eric Holder sebagai awal menuju restorasi konstitusi,” kata Riley.
”Mereka semua telah meninggalkan Konstitusi AS , dan tidak layak untuk dipertahankan dalam posisinya,” lanjut dia, seperti dilansir Russia Today.
Pada Januari lalu, Riley pernah menyerukan gerakan rakyat turun ke jalan di Washington DC.”(Untuk aski) besar-besaran, sebelum Amerika bergerak ke kondisi yang lebih buruk,” katanyaa, kala itu. ”Selama lebih dari lima tahun, kami telah menulis , menelepon, mengirim fax ke Kongres, ke media, berteriak-teriak di balai kota, berbaris, mengumpulkan dan menunjukkan petisi, semua sia-sia.”
Laporan lain menyebut, para peserta “Operasi Amerika Spring” merencanakan untuk bertemu di Arlington National Cemetery pada Jumat pagi. Mereka kemudian berbaris menuju ibukota dan akan tinggal di sana selama berhari-hari.
Sedangkan peserta lainnya mencoba untuk mengatur akomodasi massa dari Tucson, Arizona, Des Moines , Iowa dan Texas tenggara untuk menuju Washington DC. Mereka memastikan selama beraksi tidak ada yang membawa senjata.
Kelompok yang dipimpin pensiunan kolonel Angkatan Darat AS, Harry Riley, itu berharap sekitar 30 juta rakyat AS bisa turun ke jalan di Washington DC pada minggu ini untuk menuntut pelengseran Obama dan para pejabatnya.
Kelompok itu tiba di Ibukota AS, Jumat (16/5/2014) untuk menyampaikan berbagai pelanggaran yang dilakukan rezim pemerintah Obama.”Kami menyerukan pelengseran Barack Obama, Joe Biden, Harry Reid, Mitch McConnell, John Boehner, Nancy Pelosi dan Eric Holder sebagai awal menuju restorasi konstitusi,” kata Riley.
”Mereka semua telah meninggalkan Konstitusi AS , dan tidak layak untuk dipertahankan dalam posisinya,” lanjut dia, seperti dilansir Russia Today.
Pada Januari lalu, Riley pernah menyerukan gerakan rakyat turun ke jalan di Washington DC.”(Untuk aski) besar-besaran, sebelum Amerika bergerak ke kondisi yang lebih buruk,” katanyaa, kala itu. ”Selama lebih dari lima tahun, kami telah menulis , menelepon, mengirim fax ke Kongres, ke media, berteriak-teriak di balai kota, berbaris, mengumpulkan dan menunjukkan petisi, semua sia-sia.”
Laporan lain menyebut, para peserta “Operasi Amerika Spring” merencanakan untuk bertemu di Arlington National Cemetery pada Jumat pagi. Mereka kemudian berbaris menuju ibukota dan akan tinggal di sana selama berhari-hari.
Sedangkan peserta lainnya mencoba untuk mengatur akomodasi massa dari Tucson, Arizona, Des Moines , Iowa dan Texas tenggara untuk menuju Washington DC. Mereka memastikan selama beraksi tidak ada yang membawa senjata.
(mas)