Baku tembak pecah di Ukraina timur, 11 tentara Kiev tewas

Kamis, 15 Mei 2014 - 14:05 WIB
Baku tembak pecah di...
Baku tembak pecah di Ukraina timur, 11 tentara Kiev tewas
A A A
Sindonews.com – Para milisi lokal di Slavsyansk dan Karamatorsk, Ukraina timur, mengamuk setelah pasukan Kiev, Ukraina menembaki wilayah kota yang membuat warga setempat ketakutan. Sebanyak 11 tentara Kiev tewas dalam baku tembak dengan para milisi bersenjata itu semalam.

Walikota rakyat Slavyansk, Vyacheslav Ponomaryov, mengklaim bahwa pasukan keamanan Ukraina mengalami kerugian besar selama bentrokan semalam. ”Sebelas orang tewas dan 24 luka-luka dari pihak musuh (Kiev). Satu orang tewas di pihak kita,” katanya, seperti dilansir Voice of Russia, Kamis (15/5/2014).

”Musuh terus menembaki wilayah Slavyansk dan Kramatorsk sepanjang waktu. Mereka tidak menyerbu (kota-kota), tetapi berusaha untuk memicu kepanikan di antara penduduk,” lanjut Ponomaryov, walikota yang ditunjuk para kelompok separatis di Slavyansk, setelah wilayah itu menggelar referendum 11 Mei 2014 lalu.

Menurutnya, milisi kedua wilayah dan penduduk sipil di Slavyansk dan Kramatorsk adalah marah kepada Angkatan Bersenjata Ukraina. Baku tembak pun tak terelakkan.

“Orang-orang kami marah. Mereka siap untuk melawan musuh dengan menggunakan segala sesuatu di tangan. Musuh telah mendorong orang-orang putus asa, dan jumlah warga sipil yang mendaftar menjadi milisi terus meningkat,” ujar Ponomaryov.

Menurutnya, hingga saat ini pasukan Kiev, terus menyerang di wilayah pinggiran Slavyansk dan Kramatorsk. ”Mereka menembak di wilayah pinggiran. Mereka menggunakan mortir, di antara senjata lainnya. Kami tidak punya pilihan lain, kecuali merespons,” lanjut dia.

Sementara itu, dari pihak Pemerintah Ukraina belum memberikan keterangan atas laporan baku tembak terbaru ini. Rusia yang selama ini dituduh mendukung kelompok milisi di Ukraina timur telah menyerukan agar Ukraina berhenti melakukan operasi militer untuk meredam ketegangan, namun seruan itu diabaikan.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
45 menit yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
1 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
2 jam yang lalu
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
4 jam yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
4 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
6 jam yang lalu
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved