Rakyat Luhansk tak akan ikut pemilu Ukraina

Senin, 12 Mei 2014 - 19:31 WIB
Rakyat Luhansk tak akan...
Rakyat Luhansk tak akan ikut pemilu Ukraina
A A A
Sindonews.com – Luhansk, salah satu dari dua wilayah yang memutuskan untuk melakukan referendum dan memisahkan diri dari Ukraina untuk membentuk sebuah negara sendiri, dengan tegas menyatakan pada Senin (12/5/2014), mereka tidak akan mengikuti pemilu Ukraina.

Seperti dilansir Reuters, pernyataan tersebut diutarakan sehari setelah mereka mengadakan referendum untuk membentuk pemerintahan sendiri, yang dikecam oleh Kiev dan Barat. Hasil referendum menunjukkan, 96,2 persen warga mereka mendukung referendum tersebut.

"Mulai hari ini, kita sekarang adalah bagian dari Republik Luhansk, yang saya percaya bahwa rasanya sudah tidak tepat dan bahkan mungkin bodoh untuk terus memaksakan kami mengikuti pemilihan presiden di Ukraina," ungkap seorang juru bicara massa pro Rusia.

Hal ini tentu saja semakin memojokan pihak Rusia, karena mereka dianggap berada di balik setiap tindakan massa pro Rusia di Ukraina timur, dan dianggap sebagai inspirasi warga di wialayah tersebut untuk melakukan referendum.

Uni Eropa dengan tegas menyatakan, bila Rusia menganggu pemilihan umum di Ukraina maka sanksi tambahan siap dijatuhkan ke negara Beruang Merah itu. Dengan tidak ikutnya warga Luhansk dalam pemilu, bisa jadi pemilu di Ukraina akan terganggu dan sanksi itu akhirnya dijatuhkan.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved