AL Iran cuma butuh 50 detik untuk hancurkan kapal AS
Selasa, 06 Mei 2014 - 17:54 WIB
AL Iran cuma butuh 50 detik untuk hancurkan kapal AS
A
A
A
Sindonews.com – Militer Angkatan Laut (AL) Iran mengatakan, kapal Iran hanya butuh kurang sari satu menit untuk menghancurkan sebuah kapal Amerika Serikat (AS). Klaim itu disampaikan laksamana Garda Revolusi Iran (IRGC), Ali Fedawi, Selasa (6/5/2014).
Menurutnya, kekuatan maritim Iran sudah dibekali dengan torpedo canggih. Di mana, lanjut Fedawi, dalam tempo 50 detik, kapal Iran bisa menghancurkan sebuah kapal AS. Dia mengatakan kekuatan Angkatan Laut Iran sedang melakukan latihan. ”Termasuk pelatihan dan manuver untuk menghadapi target operasional,” katanya, seperti dilansir Fars.
”Orang-orang Amerika dan seluruh dunia tahu bahwa salah satu tujuan operasional kekuatan Angkatan Laut Garda Revolusi adalah penghancuran Angkatan Laut Amerika Serikat,” katanya lagi.
Fedawi juga mengatakan teman dan musuh Iran hanya tahu sedikit dari kemampuan Angkatan Laut IRGC. “Kemampuan ini akan diungkapkan kemudian dalam rangka untuk mencegah musuh atau saat di medan perang,” ujarnya.
”Musuh yang bersangkutan (bahkan) hanya tahu sedikit informasi yang mereka miliki tentang kemampuan kami,” imbuh Fedawi. AS, menurutnya, juga mengakui ada kelemahan dengan kapal mereka.
“Mereka (AS) telah mengakui bahwa ukuran kapal angkatan laut besar mereka (jadi kelemahan) yang berarti mereka bisa dengan mudah menjadi ditargetkan kekuatan Angkatan Laut Garda Revolusi,” kata Fedawi. ”Dalam kasus apapun, kita telah menganalis skema dan bentuk kapal ini dan kami tahu bagaimana harus bersikap terhadap mereka (AS).”
Awal tahun ini, seorang komandan Iran mengatakan bahwa kapal angkatan laut mereka akan dikirim ke perbatasan maritim AS. Langkah itu sebagai bagian dari respon Iran terhadap kebijakan AS yang hendak mengerahkan pasukan maritimnya di kawasan Teluk.
Pada kala itu, Pentagon tidak peduli dengan reaksi Iran dengan alasan mereka beroperasi wilayah perairan internasional yang masih di area Samudera Atlantik.
Menurutnya, kekuatan maritim Iran sudah dibekali dengan torpedo canggih. Di mana, lanjut Fedawi, dalam tempo 50 detik, kapal Iran bisa menghancurkan sebuah kapal AS. Dia mengatakan kekuatan Angkatan Laut Iran sedang melakukan latihan. ”Termasuk pelatihan dan manuver untuk menghadapi target operasional,” katanya, seperti dilansir Fars.
”Orang-orang Amerika dan seluruh dunia tahu bahwa salah satu tujuan operasional kekuatan Angkatan Laut Garda Revolusi adalah penghancuran Angkatan Laut Amerika Serikat,” katanya lagi.
Fedawi juga mengatakan teman dan musuh Iran hanya tahu sedikit dari kemampuan Angkatan Laut IRGC. “Kemampuan ini akan diungkapkan kemudian dalam rangka untuk mencegah musuh atau saat di medan perang,” ujarnya.
”Musuh yang bersangkutan (bahkan) hanya tahu sedikit informasi yang mereka miliki tentang kemampuan kami,” imbuh Fedawi. AS, menurutnya, juga mengakui ada kelemahan dengan kapal mereka.
“Mereka (AS) telah mengakui bahwa ukuran kapal angkatan laut besar mereka (jadi kelemahan) yang berarti mereka bisa dengan mudah menjadi ditargetkan kekuatan Angkatan Laut Garda Revolusi,” kata Fedawi. ”Dalam kasus apapun, kita telah menganalis skema dan bentuk kapal ini dan kami tahu bagaimana harus bersikap terhadap mereka (AS).”
Awal tahun ini, seorang komandan Iran mengatakan bahwa kapal angkatan laut mereka akan dikirim ke perbatasan maritim AS. Langkah itu sebagai bagian dari respon Iran terhadap kebijakan AS yang hendak mengerahkan pasukan maritimnya di kawasan Teluk.
Pada kala itu, Pentagon tidak peduli dengan reaksi Iran dengan alasan mereka beroperasi wilayah perairan internasional yang masih di area Samudera Atlantik.
(mas)