Bantuan untuk korban longsor Afghanistan mulai berdatangan

Minggu, 04 Mei 2014 - 19:42 WIB
Bantuan untuk korban...
Bantuan untuk korban longsor Afghanistan mulai berdatangan
A A A
Sindonews.com – Kelompok-kelompok bantuan pada Minggu (4/5/2014) berbegas untuk mencapai korban tanah longsor di Afghanistan utara yang menelan sebuah desa. Longsor menewaskan ratusan orang dan menyebabkan 700 keluarga kehilangan tempat tinggal di wilayah pegunungan.

Tenda, persediaan makanan darurat, pelayanan kesehatan dan dukungan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua mulai berdatangan setelah banyak korban menghabiskan malam mereka di tempat terbuka.

Seperti dilansir Channel News Asia, kelompok-kelompok yang akan memberikan bantuan, dikabarkan sedang berusaha keras untuk mencapai lokasi tersebut melalui sebuah jalan penuh lumpur yang sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Pejabat pemerintah mengatakan, jumlah korban tewas saat ini setidaknya mencapai 300 orang dan memperingatkan bahwa jumlah korban dapat meningkat tajam, setelah laporan awal menunjukkan bahwa setidaknya 2.500 orang mungkin terkubur dalam longsoran tersebut.

Sebagian besar desa Aab Bareek di provinsi Badakhshan, Afghanistan utara, ditelan oleh sebuah longsoran besar pada Jumat (2/4/2014) lalu, setidaknya 300 rumah warga terkubur oleh longsoran dahsyat tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Unjuk Rasa Pengungsi...
Unjuk Rasa Pengungsi Imigran Afghanistan di Batam
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Demo ke Gedung DPR RI Tuntut Dipindah ke Negara Tujuan
Detik-Detik Pengungsi...
Detik-Detik Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Terekam Video Amatir
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Trotoar Kebon Sirih
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Tiba di Bandara Dulles Virginia
Ratusan Imigran Afghanistan...
Ratusan Imigran Afghanistan Unjuk Rasa di Medan
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
21 menit yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
1 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
2 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
3 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
4 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved