Longsor dahysat di Afghanistan, 2.100 orang tewas terkubur
Sabtu, 03 Mei 2014 - 14:18 WIB
Longsor dahysat di Afghanistan, 2.100 orang tewas terkubur
A
A
A
Sindonews.com - Lebih dari 2.100 orang yang terkubur tanah longsor di wilayah Provinsi Badakhshan, Afghanistan dipastikan tewas. Demikin keterangan resmi juru bicara gubernur provinsi setempat, Naveed Ferotan, Sabtu (3/5/2014).
”Lebih dari 2.100 orang dari 300 keluarga, semuanya tewas,” kata Ferotan kepada Reuters. PBB mengatakan fokus penanganan bencana sekarang lebih pada 4.000 orang yang kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka hancur diterjang tanah longsor Jumat kemarin.
Data dari pemerintah provinsi tersebut sebelumnya menyatakan, ada sekitar 2.250 orang yang dikhawatirkan tewas setelah terkubur tanah longsor. Lebih dari 300 rumah ikut tersapu bencana besar di wilayah pegunungan itu. (Baca: Longsor di Afghanistan, 2.250 orang terkubur)
”Tim penyelamat kami sejauh ini menemukan 150 mayat di daerah tersebut, dan mereka bekerja keras untuk menyelamatkan penduduk desa,” katanya sebelum merilis korban tewas yang mencapai ribuan orang itu.
Bencana tanah longsor pertama kali melanda sebuah desa yang tengah menggelar pesta pernikahan. Namun, tanah longsor merembet ke desa-desa lain dalam waktu cepat, setelah diguyur hujan deras.
Lokasi tanah longsor tersebut berada di kawasan pegunungan dan berlumpur. Sebagian korban selamat kebingungan dan masih berusaha menyelamatkan harta benda dan hewan ternak mereka. ”Ada lebih dari 1.000 keluarga yang tinggal di desa itu. Sebanyak 2.100 orang, baik pria, wanita dan anak-anak terjebak,” kata Naveed.
”Lebih dari 2.100 orang dari 300 keluarga, semuanya tewas,” kata Ferotan kepada Reuters. PBB mengatakan fokus penanganan bencana sekarang lebih pada 4.000 orang yang kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka hancur diterjang tanah longsor Jumat kemarin.
Data dari pemerintah provinsi tersebut sebelumnya menyatakan, ada sekitar 2.250 orang yang dikhawatirkan tewas setelah terkubur tanah longsor. Lebih dari 300 rumah ikut tersapu bencana besar di wilayah pegunungan itu. (Baca: Longsor di Afghanistan, 2.250 orang terkubur)
”Tim penyelamat kami sejauh ini menemukan 150 mayat di daerah tersebut, dan mereka bekerja keras untuk menyelamatkan penduduk desa,” katanya sebelum merilis korban tewas yang mencapai ribuan orang itu.
Bencana tanah longsor pertama kali melanda sebuah desa yang tengah menggelar pesta pernikahan. Namun, tanah longsor merembet ke desa-desa lain dalam waktu cepat, setelah diguyur hujan deras.
Lokasi tanah longsor tersebut berada di kawasan pegunungan dan berlumpur. Sebagian korban selamat kebingungan dan masih berusaha menyelamatkan harta benda dan hewan ternak mereka. ”Ada lebih dari 1.000 keluarga yang tinggal di desa itu. Sebanyak 2.100 orang, baik pria, wanita dan anak-anak terjebak,” kata Naveed.
(mas)