Terungkap, mata-mata cantik PD I tiup ciuman saat dieksekusi
Senin, 28 April 2014 - 17:58 WIB
Terungkap, mata-mata cantik PD I tiup ciuman saat dieksekusi
A
A
A
Sindonews.com – Sebuah laporan dari badan intelijen Inggris, M15,mengungkap detik-detik eksekusi mata-mata cantik Perang Dunia (PD) I yang dikenal dengan nama Mata Hari. Mata-mata perempuan asal Belanda itu menolak ditutup matanya dan meniupkan ciuman jarak jauh saat dieksekusi oleh regu tembak.
Mata Hari yang juga dikenal sebagai penari burlesque dengan nama asli Margaretha Zelle Gertruda juga mengabaikan pertanyaan dari para interogator perihal nama-nama kekasihnya yang jumlahnya sangat banyak. Bocoran data M15 tentang detik-detik eksekusi mata-mata cantik PD I itu dirilis Toronto Star, kemarin (27/4/2014).
“Ketika dihadapkan dengan para kenalannya (kekasih), yakni para petugas dari seluruh jajaran pemerintah di berbagai negara, dia menjawab bahwa dia mencintai semua petugas. Dia lebih suka mempunyai kekasih seorang perwira daripada seorang bankir kaya,” bunyi laporan M15.
Masih menurut bocoran dokumen M15, Mata Hari selama PD I dikuntit para petugas dari negara-negara sekutu selama di Perancis, Spanyol, dan Inggris.
Dokumen itu juga menyebut, baha pada 4 Agustus 1916, Mata Hari menulis pesan kepada seseorang bernama Don Diego de Leon, dan kemudian bertemu dengan seorang perwira Rusia, Vladimir de Masloff yang ditempatkan di Perancis.
”Dia sangat intim dengan pria itu. Dari surat-suratnya, pria itu adalah kekasih favoritnya,” bunyi dokumen M15. Pada 15 Oktober 1917 di luar Paris, Mata Hari dituduh memberi informasi kepada Jerman, yang membuat dia dieksekusi oleh regu tembak.
Mata Hari yang juga dikenal sebagai penari burlesque dengan nama asli Margaretha Zelle Gertruda juga mengabaikan pertanyaan dari para interogator perihal nama-nama kekasihnya yang jumlahnya sangat banyak. Bocoran data M15 tentang detik-detik eksekusi mata-mata cantik PD I itu dirilis Toronto Star, kemarin (27/4/2014).
“Ketika dihadapkan dengan para kenalannya (kekasih), yakni para petugas dari seluruh jajaran pemerintah di berbagai negara, dia menjawab bahwa dia mencintai semua petugas. Dia lebih suka mempunyai kekasih seorang perwira daripada seorang bankir kaya,” bunyi laporan M15.
Masih menurut bocoran dokumen M15, Mata Hari selama PD I dikuntit para petugas dari negara-negara sekutu selama di Perancis, Spanyol, dan Inggris.
Dokumen itu juga menyebut, baha pada 4 Agustus 1916, Mata Hari menulis pesan kepada seseorang bernama Don Diego de Leon, dan kemudian bertemu dengan seorang perwira Rusia, Vladimir de Masloff yang ditempatkan di Perancis.
”Dia sangat intim dengan pria itu. Dari surat-suratnya, pria itu adalah kekasih favoritnya,” bunyi dokumen M15. Pada 15 Oktober 1917 di luar Paris, Mata Hari dituduh memberi informasi kepada Jerman, yang membuat dia dieksekusi oleh regu tembak.
(mas)