Serangan bom bunuh diri di Universitas Irak tewaskan 1 orang
Minggu, 20 April 2014 - 18:24 WIB
Serangan bom bunuh diri di Universitas Irak tewaskan 1 orang
A
A
A
Sindonews.com – Seorang pembom bunuh diri menyerang sebuah universitas di utara Baghdad, Minggu (20/4/2014). Serangan ini menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai sembilan lainnya, ungkap beberapa pejabat keamanan setempat.
Seperti dilansir New Straits Times, seorang kolonel polisi mengatakan, seorang pembom bunuh diri masuk universitas sebelum meledakkan bom yang menempel di jaketnya, sementara bomber lain dan seorang pria bersenjata tewas oleh pasukan keamanan.
“Pemboman itu terjadi di pintu masuk ke universitas, sementara bomber kedua berhasil ditembak mati oleh pasukan keamanan yang ada di sekitar lokasi,” ungkap seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak dalam kondisi anonim.
Kelompok militan semakin gencar melakukan serangan di Irak, ketika negara tersebut akan menghadapi pemilihan umum yang akan digelar dalam beberapa pekan kedapan. Pemilihan umum akan menjadi ujian besar bagi pasukan keamanan Irak.
Kekerasan yang terjadi di Irak telah menewaskan lebih dari 460 orang di Irak pada bulan ini saja dan total sekitar 2.700 orang tewas pada tahun ini.
Seperti dilansir New Straits Times, seorang kolonel polisi mengatakan, seorang pembom bunuh diri masuk universitas sebelum meledakkan bom yang menempel di jaketnya, sementara bomber lain dan seorang pria bersenjata tewas oleh pasukan keamanan.
“Pemboman itu terjadi di pintu masuk ke universitas, sementara bomber kedua berhasil ditembak mati oleh pasukan keamanan yang ada di sekitar lokasi,” ungkap seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak dalam kondisi anonim.
Kelompok militan semakin gencar melakukan serangan di Irak, ketika negara tersebut akan menghadapi pemilihan umum yang akan digelar dalam beberapa pekan kedapan. Pemilihan umum akan menjadi ujian besar bagi pasukan keamanan Irak.
Kekerasan yang terjadi di Irak telah menewaskan lebih dari 460 orang di Irak pada bulan ini saja dan total sekitar 2.700 orang tewas pada tahun ini.
(esn)