Dua aktivis topless beraksi saat Ukraina memanas

Kamis, 17 April 2014 - 17:35 WIB
Dua aktivis topless...
Dua aktivis topless beraksi saat Ukraina memanas
A A A
Sindonews.com – Rencana perundingan damai untuk meredam ketegangan di Ukraina, yang hendak digelar di Jenewa dihebohkan oleh aksi dua aktivis Femen. Dua aktivis yang beraksi topless (telanjang dada) di luar Hotel Jenewa pada Kamis (17/4/2014) itu akhirnya ditahan polisi Swiss.

Seorang juru kamera Reuters yang menyaksikan penahanan dua aktivis Femen, mengatakan, insiden itu tejadi tak lama sebelum Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov tiba di hotel tersebut.

”Dia (Lavrov) akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton, dan Menteri Luar Negeri interim Ukraina Andriy Deshchytsia,” tulis Reuters.

Femen adalah sebuah gerakan dari perempuan internasional yang melakukan protes dengan cara bertelanjang dada. Aksimereka diklaim untuk memprotes dominasi ideologis kaum laki-laki, termasuk dalam hal ekonomi dan budaya. Kelompok itu pada situs resminya menyatakan, bahwa aktivis “sextremist” telah dilatih di pusat-pusat kota di Ukraina dan Perancis.

Dalam krisis di Ukraina timur, Pemerintah Ukraina telah menawarkan amnesti atau ampunan kepada para kelompok separatis bersenjata pro-Rusia. Syaratnya, Rusia harus menghentikan dukungan terhadap mereka. Selain itu, Rusia juga harus menarik 40.000 pasukannya di perbatasan Ukraina.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
3 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
5 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
5 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
6 jam yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
7 jam yang lalu
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
7 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved