Serangan bom di Afghanistan tewaskan 4 polisi
Senin, 07 April 2014 - 17:48 WIB
Serangan bom di Afghanistan tewaskan 4 polisi
A
A
A
Sindonews.com – Empat polisi Afghanistan tewas, sementara tiga polisi lainnya terluka, Senin (7/4/2014), ketika mobil yang mereka kendarai dihantam sebuah bom di Provinsi Herat, ungkap pihak kepolisian setempat.
"Sebuah van polisi memicu alat peledak improvisasi (IED) di Distrik Shindand. Akibat ledakan itu, empat anggota Polisi Nasional Afghanistan tewas dan tiga lainnya luka-luka," ungkap juru bicara polisi provinsi Herat, Abdul Rauf Ahmadi, seperti dilansir Xinhua.
Korban luka-luka segera dibawa ke rumah sakit di Distrik Shindand, ketiga anggota polisi keamanan tersebut dilaporkan dalam kondisi stabil.
IED buatan Taliban Afghanistan masih menjadi ancaman besar bagi pasukan keamanan Afghanistan. IED merupakan salah satu penyebab kematian terbesar pasukan keamanan Afghanistan.
Sebelumnya dikabarkan seluruh anggota keluarga seorang pejabat polisi Afghanistan, tewas di provinsi Uruzgan selatan. Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah pemilihan umum digelar di negara tersebut. Akhir pekan lalu dua orang petugas pemilihan umum tewas akibat ledakan bom dengan jenis yang sama.
"Sebuah van polisi memicu alat peledak improvisasi (IED) di Distrik Shindand. Akibat ledakan itu, empat anggota Polisi Nasional Afghanistan tewas dan tiga lainnya luka-luka," ungkap juru bicara polisi provinsi Herat, Abdul Rauf Ahmadi, seperti dilansir Xinhua.
Korban luka-luka segera dibawa ke rumah sakit di Distrik Shindand, ketiga anggota polisi keamanan tersebut dilaporkan dalam kondisi stabil.
IED buatan Taliban Afghanistan masih menjadi ancaman besar bagi pasukan keamanan Afghanistan. IED merupakan salah satu penyebab kematian terbesar pasukan keamanan Afghanistan.
Sebelumnya dikabarkan seluruh anggota keluarga seorang pejabat polisi Afghanistan, tewas di provinsi Uruzgan selatan. Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah pemilihan umum digelar di negara tersebut. Akhir pekan lalu dua orang petugas pemilihan umum tewas akibat ledakan bom dengan jenis yang sama.
(esn)