Pencarian MH370 bisa senasib dengan Titanic
Senin, 31 Maret 2014 - 15:34 WIB
Pencarian MH370 bisa senasib dengan Titanic
A
A
A
Sindonews.com – Area pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 dipersempit secara siginifikan untuk menemukan kotak hitam pesawat yang baterainya akan mati seminggu lagi.
Jika kotak hitam tidak ditemukan, maka pencarian pesawat MH370 akan senasib dengan pencarian kapal Titanic yang butuh waktu bertahun-tahun.
Demikian pernyataan ahli penerbangan yang juga mantan insinyur Boeing, Todd Curtis. Menurutnya, baterai kotak hitam pesawat MH370 akan habis dalam waktu sekitar seminggu, sebab umur baterai itu hanya bertahan selama 30 hari sejak dinyatakan hilang.
”Kemungkinan untuk menemukan pesawat bisa dengan cepat, terutama mengingat (baterai) pinger akan segera berakhir,” katanya, seperti dilansir Malaysia Insider, Senin (31/3/2014).
”Bahkan jika mereka menemukan puing-puing pesawat hari ini, masih ada masalah untuk memperkirakan di mana (kotak hitam) itu, karena melayang (terbawa arus) selama tiga minggu terakkhir, yang diperkirakan ada di area baru. Semua (pencarian) berpotensi butuh waktu lebih dari dua tahun.” ujarnya.
Curtis memperingatkan bahwa pencarian itu mungkin sangat lama. Bahkan, bisa berakhir dengan kegagalan, setidaknya dalam waktu jangka pendek. ”Ada kemungkinan mereka tidak akan pernah menemukan pesawat,” ujarnya.
“Jika tidak ditemukan, maka akan berubah menjadi seperti pencarian ‘Titanic’ yang tidak akan dilupakan oleh masyarakat dunia atau negara-negara yang terlibat,” imbuh Curtis.
Sementara itu, perwira Angkatan Laut Amerika Serikat, Kapten Mark Matthews, mengatakan,hal terpenting adalah bisa menemukan puing-puing yang terkait dengan pesawat MH370 di permukaan laut. Sehingga area pencarian kotak hitam bisa dipersempit.
”Saat ini area pencarian pada dasarnya adalah seukuran dari Samudera Hindia, yang tidak bisa dibatasi waktunya untuk mencari (pesawat),” katanya, sebagaimana dilansir Telegraph.
Jika kotak hitam tidak ditemukan, maka pencarian pesawat MH370 akan senasib dengan pencarian kapal Titanic yang butuh waktu bertahun-tahun.
Demikian pernyataan ahli penerbangan yang juga mantan insinyur Boeing, Todd Curtis. Menurutnya, baterai kotak hitam pesawat MH370 akan habis dalam waktu sekitar seminggu, sebab umur baterai itu hanya bertahan selama 30 hari sejak dinyatakan hilang.
”Kemungkinan untuk menemukan pesawat bisa dengan cepat, terutama mengingat (baterai) pinger akan segera berakhir,” katanya, seperti dilansir Malaysia Insider, Senin (31/3/2014).
”Bahkan jika mereka menemukan puing-puing pesawat hari ini, masih ada masalah untuk memperkirakan di mana (kotak hitam) itu, karena melayang (terbawa arus) selama tiga minggu terakkhir, yang diperkirakan ada di area baru. Semua (pencarian) berpotensi butuh waktu lebih dari dua tahun.” ujarnya.
Curtis memperingatkan bahwa pencarian itu mungkin sangat lama. Bahkan, bisa berakhir dengan kegagalan, setidaknya dalam waktu jangka pendek. ”Ada kemungkinan mereka tidak akan pernah menemukan pesawat,” ujarnya.
“Jika tidak ditemukan, maka akan berubah menjadi seperti pencarian ‘Titanic’ yang tidak akan dilupakan oleh masyarakat dunia atau negara-negara yang terlibat,” imbuh Curtis.
Sementara itu, perwira Angkatan Laut Amerika Serikat, Kapten Mark Matthews, mengatakan,hal terpenting adalah bisa menemukan puing-puing yang terkait dengan pesawat MH370 di permukaan laut. Sehingga area pencarian kotak hitam bisa dipersempit.
”Saat ini area pencarian pada dasarnya adalah seukuran dari Samudera Hindia, yang tidak bisa dibatasi waktunya untuk mencari (pesawat),” katanya, sebagaimana dilansir Telegraph.
(mas)