Pengamanan kabin super ketat usai tragedi MH370

Senin, 31 Maret 2014 - 08:32 WIB
Pengamanan kabin super...
Pengamanan kabin super ketat usai tragedi MH370
A A A
Sindonews.com – Maskapai Malaysia Airlines (MAS) dan Pihak Bandara Malaysia (MAHB) telah memperketat keamanan penerbangan selama pesawat mengudara sampai mendarat. Kini, pilot dan co-pilot dilarang ditinggal sendirian di dalam kokpit oleh awak kabin.

Pengamanan superketat itu diterapkan usai tragedi penerbangan MAS MH370. Surat edaran MAS menyatakan, pilot dan co-pilot dikawal ketat oleh awak kabin, termasuk ketika pilot atau co-pilot pergi ke toilet.

Bahkan, ketika membawa makanan ke kokpit, pramugari diminta berjaga-jaga di pintu kokpit untuk memastikan tidak ada penumpang yang memasuki area terbatas itu.

Kapten Missman Leham, pimpinan pilot MAS mengatakan surat edaran itu ditujukan kepada semua kru atau awak pesawat.

Selanjutnya, jika pesawat belum mengudara, MAHB telah membuat aturan wajib bagi siapa pun yang naik pesawat untuk rute penerbangan internasional harus melewati pemeriksaan ketat di seluruh tubuh dengan detektor logam.

Para calon penumpang harus melepas sepatu, ikat pinggang, jaket dan setiap perangkat elektronik seperti ponsel dan komputer laptop untuk pemindaian terpisah. Air minum kemasan juga dilarang dibawa ke dalam pesawat.

Amerika Serikat, Inggris dan Australia telah meminta agar pemeriksaan keamanan pada semua penumpang untuk rute penerbangan internasional diperketat.

Aturan itu diberlakukan mulai Minggu 8 Maret 2014, hari di mana pesawat MH370 lenyap misterius usai lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Pesawat pembawa 239 itu hilang hingga sekarang.

Seorang juru bicara MAS menegaskan peningkatan keamanan harus sesuai prosedur baru tersebut. ”Namun, untuk tujuan keamanan kami tidak dapat mendiskusikan prosedur ini secara terbuka,” kata juru bicara MAS yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dikutip The Star, Senin (31/3/2014).

”Pemeriksaan keamanan diamanatkan oleh otoritas keamanan penerbangan dan dilakukan oleh mereka,” lanjut juru bicara itu.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
11 menit yang lalu
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
2 jam yang lalu
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
4 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
5 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved