MAS dirikan pusat batuan untuk keluarga penumpang MH370
Minggu, 30 Maret 2014 - 20:53 WIB
MAS dirikan pusat batuan untuk keluarga penumpang MH370
A
A
A
Sindonews.com – Malaysia Airlines (MAS) akan mendirikan pusat bantuan keluarga (FAC) untuk membantu keluarga penumpang pesawat MAS MH370 selama berada di Perth, Australia.
CEO MAS, Ahmad Jauhari Yahya, mengatakan, FAC akan menjadi titik fokus untuk semua kegiatan yang telah direncanakan untuk keluarga, termasuk briefing, kegiatan keagamaan dan layanan doa.
"MAS akan membuat pengaturan agar seluruh keluarga penumpang penerbangan MH370 bisa diterbangkan ke Perth, setelah menerima konfirmasi dari otoritas setempat yang menyatakan objek yang ditemukan adalah puing pesawat MAS MH370 ," ungkap Yahya melalui sebuah pernyataan.
Yahya menegaskan, bahwa MAS berkomitmen untuk mendukung semua upaya yang dilakukan oleh pemerintah asing yang relevan, yang terus mencari pesawat tersebut ditambah upaya untuk mengevaukasi objek yang diduga puing MH370.
“Kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak berwenang yang terlibat dalam penyelidikan dan memberikan kesejahteraan serta dukungan bagi keluarga para penumpang,” Yahya menambahkan, seperti dilansir Chanel News Asia, Minggu (30/3/2014).
CEO MAS, Ahmad Jauhari Yahya, mengatakan, FAC akan menjadi titik fokus untuk semua kegiatan yang telah direncanakan untuk keluarga, termasuk briefing, kegiatan keagamaan dan layanan doa.
"MAS akan membuat pengaturan agar seluruh keluarga penumpang penerbangan MH370 bisa diterbangkan ke Perth, setelah menerima konfirmasi dari otoritas setempat yang menyatakan objek yang ditemukan adalah puing pesawat MAS MH370 ," ungkap Yahya melalui sebuah pernyataan.
Yahya menegaskan, bahwa MAS berkomitmen untuk mendukung semua upaya yang dilakukan oleh pemerintah asing yang relevan, yang terus mencari pesawat tersebut ditambah upaya untuk mengevaukasi objek yang diduga puing MH370.
“Kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak berwenang yang terlibat dalam penyelidikan dan memberikan kesejahteraan serta dukungan bagi keluarga para penumpang,” Yahya menambahkan, seperti dilansir Chanel News Asia, Minggu (30/3/2014).
(esn)